UNSAN Bacan Siap Bertransformasi Jadi Kampus Agromaritim, Fokus Kemandirian Pangan dan Hilirisasi

Minggu, 14 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Halsel — BacaPost.Com, Prinsip agromaritim pada dasarnya bertumpu pada dua hal utama, yakni pembangunan kemandirian pangan dan peningkatan nilai tambah komoditas melalui hilirisasi produk.

Rektor Universitas Sains dan Teknologi (UNSAN) Bacan, Dr. Yudi Eka Prasetya, menegaskan bahwa ke depan UNSAN akan diposisikan sebagai jembatan antara pemerintah dengan masyarakat petani dan nelayan.(13/12/2025)

Oleh karena itu, UNSAN akan diarahkan menjadi kampus agromaritim, sehingga seluruh kegiatan akademik, kajian ilmiah, penelitian, dan riset difokuskan untuk mendukung pengembangan sektor tersebut.

Menurut Yudi, pengembangan agromaritim harus diawali dengan pemetaan kawasan dan wilayah potensial guna menentukan komoditas unggulan yang akan dikembangkan. Langkah ini telah dilakukan melalui kerja sama dengan Institut Pertanian Bogor (IPB).

Baca Juga:  TPAKD Halsel Gelar Rapat Perdana Bersama OJK Maluku Utara, Fokus Perluasan Akses Keuangan

“Hasil pemetaan menunjukkan sejumlah komoditas prioritas, seperti pala, cengkeh, kelapa, serta tanaman hortikultura di sektor perkebunan. Sementara untuk sektor perikanan, komoditas udang, rumput laut, dan ikan menjadi fokus pengembangan. Tinggal bagaimana komoditas tersebut diorientasikan dan dikembangkan secara tepat,” jelasnya.

Ia menambahkan, target utama dari pengembangan agromaritim adalah menjaga keberlanjutan rantai pasok, agar produksi dan distribusi komoditas tetap berjalan secara konsisten. Karena itu, konsep yang dikembangkan adalah konsep kawasan, sehingga pengelolaan dapat dilakukan secara lebih terpadu dan efektif.

Sebagai contoh, Kecamatan Kepulauan Joronga direncanakan menjadi kawasan sentra perikanan, khususnya untuk pengembangan budidaya dan hilirisasi rumput laut. Sementara Kecamatan Bacan Timur diarahkan sebagai kawasan pengembangan hortikultura.

Baca Juga:  Dituding Tampung Solar Subsidi, Pemilik Gudang Babang Angkat Bicara

“Dengan konsep kawasan, pengembangan akan lebih fokus, terintegrasi, dan berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.

Untuk mendukung aspek pemasaran, hasil produksi nantinya dapat disalurkan melalui Koperasi Merah Putih, perusahaan daerah, serta berbagai skema pemasaran lain yang melibatkan pemerintah dan pelaku usaha.

(Pandi/Red)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Pangdam XV/Pattimura Fokuskan 100 Hari Kerja pada Stabilitas Keamanan, Pembangunan, Dan Ketahanan Pangan
DPRD Halsel Desak Bupati Copot Kepala BPPBJ, Kasus Dugaan Pengaturan Tender Cathlab Jadi Sorotan
BNI Labuha Diduga Bikin Calengan Di Dalam Bank, Nasabah Pertanyakan Hilangnya Dana Rp400 Juta
Dua Tersangka Tambang Ilegal Desa Anggai Belum Ditahan, PH Desak Kapolda Copot Kapolres Halsel 
Kasus Tambang Ilegal, Dua Tersangka Diduga Berkeliaran Sampai Di Malaysia, 
Resmob Polres Halsel Tangkap Terduga Pelaku Pencurian, Dua Motor Diamankan Dan Kasus Dikembangkan
TIDAR Halsel Ikut Perang Lawan Dugaan Mafia BBM Subsidi, Siapkan Pengawasan Ketat Di Babang
Dituding Tampung Solar Subsidi, Pemilik Gudang Babang Angkat Bicara

Berita Terkait

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 06:35

Pangdam XV/Pattimura Fokuskan 100 Hari Kerja pada Stabilitas Keamanan, Pembangunan, Dan Ketahanan Pangan

Kamis, 16 Juli 2026 - 11:53

DPRD Halsel Desak Bupati Copot Kepala BPPBJ, Kasus Dugaan Pengaturan Tender Cathlab Jadi Sorotan

Senin, 13 Juli 2026 - 06:13

BNI Labuha Diduga Bikin Calengan Di Dalam Bank, Nasabah Pertanyakan Hilangnya Dana Rp400 Juta

Jumat, 10 Juli 2026 - 13:35

Dua Tersangka Tambang Ilegal Desa Anggai Belum Ditahan, PH Desak Kapolda Copot Kapolres Halsel 

Jumat, 10 Juli 2026 - 12:55

Kasus Tambang Ilegal, Dua Tersangka Diduga Berkeliaran Sampai Di Malaysia, 

Berita Terbaru

BacaPost.Com

Polres Halsel Gelar Upacara Peringatan Hari Juang Polri

Jumat, 21 Agu 2026 - 13:36