TIDAR Halsel Ikut Perang Lawan Dugaan Mafia BBM Subsidi, Siapkan Pengawasan Ketat Di Babang

Kamis, 9 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sikap keras terhadap dugaan penyelewengan bahan bakar minyak (BBM) subsidi mulai digaungkan di Kabupaten Halmahera Selatan. Setelah Partai Gerindra menyiapkan penghargaan Rp10 juta bagi masyarakat yang melaporkan dugaan penyimpangan BBM subsidi dengan bukti kuat, jajaran Tunas Indonesia Raya (TIDAR) Halsel menyatakan siap turun melakukan pengawasan.

Ketua TIDAR Kabupaten Halmahera Selatan, Rosita Syarif, menegaskan pihaknya tidak akan tinggal diam terhadap setiap dugaan permainan distribusi BBM, khususnya solar subsidi yang merugikan masyarakat.

“BBM subsidi adalah hak masyarakat. Kalau ada pihak yang bermain dan mengambil keuntungan dari kebutuhan rakyat, tentu harus ditindak,” tegas Rosita, Kamis (9/7/2026).

Rosita mengungkapkan, pihaknya telah menerima sejumlah laporan masyarakat terkait dugaan ketimpangan distribusi BBM di beberapa wilayah Halsel. Salah satu titik yang menjadi perhatian berada di Kecamatan Bacan Timur, khususnya Desa Babang.

Baca Juga:  Putra-Putri Pulau Obi Menjadi Tuan Rumah Di Industri Nikel

“Kami sudah menerima laporan dari masyarakat terkait dugaan kecurangan distribusi BBM. Ini tidak boleh dianggap persoalan kecil karena menyangkut kebutuhan dasar masyarakat,” ujarnya.

Menurut Rosita, dugaan penyalahgunaan BBM subsidi dapat berdampak langsung terhadap nelayan, sopir, petani, pelaku usaha kecil, hingga masyarakat umum yang sangat bergantung pada ketersediaan bahan bakar dengan harga terjangkau.

Ia memastikan TIDAR Halsel akan memperkuat pengawasan dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk wartawan dan elemen masyarakat, untuk memantau jalur distribusi BBM mulai dari SPBU, pengecer, kendaraan pengangkut, hingga titik-titik yang diduga menjadi tempat penampungan ilegal.

“Kami akan libatkan wartawan dan pihak terkait untuk ikut mengawasi. Ini bukan mencari sensasi, tetapi memastikan BBM berjalan sesuai aturan dan tidak dimainkan oleh oknum yang ingin mengambil keuntungan,” katanya.

Baca Juga:  Ansor, Banser, Dan Karang Taruna Jatimekar Gelar Fogging Cegah DBD

Rosita juga meminta masyarakat berani melapor apabila menemukan dugaan penyimpangan dengan membawa bukti yang jelas, seperti foto, video, maupun informasi lapangan yang dapat dipertanggungjawabkan.

“Jangan takut melapor. Kalau ada penyimpangan, kumpulkan bukti dan sampaikan kepada pihak yang berwenang. BBM ini untuk kepentingan masyarakat, bukan untuk menjadi ladang keuntungan segelintir orang,” tegasnya.

Sebelumnya, Ketua DPP Partai Gerindra Bambang Haryadi menyatakan partainya menyiapkan hadiah Rp10 juta bagi masyarakat yang memberikan informasi terkait dugaan penyelewengan BBM subsidi, khususnya jenis solar, dengan bukti yang kuat.

Bambang meminta masyarakat aktif mengawasi distribusi BBM subsidi dan menyerahkan informasi kepada pengurus Gerindra di daerah maupun anggota Fraksi Gerindra di tingkat kabupaten/kota.

Baca Juga:  Dana BOS Fiktif di SMA 20 Halsel: Jejak Manipulasi Data di Era Kepemimpinan Ishak Mursid

Rosita menambahkan, apabila ditemukan dugaan pelanggaran yang memiliki bukti kuat, TIDAR Halsel tidak menutup kemungkinan membawa laporan tersebut hingga ke tingkat pusat agar dapat diproses sesuai aturan hukum yang berlaku.

“Kalau benar ada yang bermain, jangan hanya berhenti di daerah. Kami siap mendorong agar persoalan ini ditindak sampai tuntas,” pungkasnya. (Red)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Teman Pintar Sinergi Edukasi Pemuda Cegah Penyakit Seksual
Pangdam XV/Pattimura Fokuskan 100 Hari Kerja pada Stabilitas Keamanan, Pembangunan, Dan Ketahanan Pangan
DPRD Halsel Desak Bupati Copot Kepala BPPBJ, Kasus Dugaan Pengaturan Tender Cathlab Jadi Sorotan
BNI Labuha Diduga Bikin Calengan Di Dalam Bank, Nasabah Pertanyakan Hilangnya Dana Rp400 Juta
Dua Tersangka Tambang Ilegal Desa Anggai Belum Ditahan, PH Desak Kapolda Copot Kapolres Halsel 
Kasus Tambang Ilegal, Dua Tersangka Diduga Berkeliaran Sampai Di Malaysia, 
Resmob Polres Halsel Tangkap Terduga Pelaku Pencurian, Dua Motor Diamankan Dan Kasus Dikembangkan
Dituding Tampung Solar Subsidi, Pemilik Gudang Babang Angkat Bicara

Berita Terkait

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 02:11

Teman Pintar Sinergi Edukasi Pemuda Cegah Penyakit Seksual

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 06:35

Pangdam XV/Pattimura Fokuskan 100 Hari Kerja pada Stabilitas Keamanan, Pembangunan, Dan Ketahanan Pangan

Kamis, 16 Juli 2026 - 11:53

DPRD Halsel Desak Bupati Copot Kepala BPPBJ, Kasus Dugaan Pengaturan Tender Cathlab Jadi Sorotan

Senin, 13 Juli 2026 - 06:13

BNI Labuha Diduga Bikin Calengan Di Dalam Bank, Nasabah Pertanyakan Hilangnya Dana Rp400 Juta

Jumat, 10 Juli 2026 - 13:35

Dua Tersangka Tambang Ilegal Desa Anggai Belum Ditahan, PH Desak Kapolda Copot Kapolres Halsel 

Berita Terbaru