Panglima Kodam (Pangdam) XV/Pattimura, Mayor Jenderal TNI Dody Triwinarto, memfokuskan program 100 hari kerjanya pada penguatan stabilitas keamanan, percepatan pembangunan wilayah, serta peningkatan sinergi dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di Provinsi Maluku dan Maluku Utara.
Mayjen TNI Dody Triwinarto, lulusan Akademi Militer (Akmil) 1996 yang lahir di Medan pada 22 Desember 1974, menegaskan bahwa fokus kinerjanya sejak menjabat sebagai Pangdam XV/Pattimura beririsan langsung dengan agenda penguatan wilayah serta pendampingan berbagai program strategis nasional.
“Fokus kami adalah memperkuat sinergitas dan koordinasi antara TNI, Polri, serta seluruh unsur Forkopimda. Stabilitas keamanan menjadi prioritas agar wilayah kepulauan Maluku dan Maluku Utara tetap kondusif dari berbagai potensi konflik,” ujar Dody.
Hal tersebut disampaikannya saat melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Halmahera Selatan, (01/08/2026), di Bandara Usman Sadik. Dalam kesempatan itu, Pangdam didampingi Bupati Halmahera Selatan Hasan Ali Bassam Kasuba, Wakil Bupati Helmi Umar Muchsin, serta jajaran Forkopimda setempat.
Selain penguatan keamanan, Pangdam juga memperkenalkan program Gerakan Emas Hijau yang menargetkan penanaman satu juta pohon sukun sebagai bagian dari upaya penghijauan sekaligus mendukung ketahanan pangan di Maluku dan Maluku Utara.
Menurutnya, program tersebut akan dipadukan dengan pembangunan infrastruktur pedesaan dan penyediaan fasilitas publik sebagai sasaran fisik. Sementara sasaran nonfisik difokuskan pada kegiatan sosial yang menyentuh langsung kebutuhan dasar masyarakat.
“Melalui percepatan pembangunan Kawasan Daulat Ketahanan Pangan dan Ekonomi Masyarakat Terpadu (KDKMP), kami ingin menjadikan kawasan ini sebagai motor penggerak ekonomi masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan pangan di daerah,” tegasnya.
Ia berharap sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan dapat terus diperkuat sehingga berbagai program pembangunan dan pemberdayaan masyarakat di Maluku maupun Maluku Utara dapat berjalan secara optimal. (Red/SI)



















