Berangkat Dari Kepedulian, Edy Bangun PAUD Di Desa Sayoang Dengan Dana Pribadi

Rabu, 4 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepedulian terhadap dunia pendidikan kembali ditunjukkan oleh Edy, yang secara swadaya membangun fasilitas Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di wilayah Desa Sayoang. Langkah tersebut dilandasi keprihatinannya terhadap minimnya perhatian terhadap pendidikan dasar bagi anak-anak di daerah tersebut.

Edy mengungkapkan, gagasan pembangunan PAUD berawal dari keinginannya menghadirkan ruang belajar yang nyaman dan layak sejak usia dini. Menurutnya, pendidikan merupakan fondasi penting yang harus menjadi perhatian bersama.

“Saya merasa pendidikan di Sayowang perlu lebih mendapat perhatian. Anak-anak harus nyaman dan senang ketika mulai masuk dunia pendidikan,” ujarnya.(04/01/2026)

Pembangunan PAUD tersebut mulai dilaksanakan pada tahun 2025 dan kini telah memasuki tahap akhir. Hingga saat ini, tiga ruang kelas telah dibangun dan hampir rampung, dengan target keseluruhan empat ruang kelas serta satu ruang kantor.

Baca Juga:  Opini : Menapaki Umamoi Dan Sunyi Para Pejalan

“Sekarang sudah terbangun tiga lokal dan hampir selesai. Targetnya empat lokal ditambah satu kantor. Walaupun masih ada kekurangan, semangat kami tetap untuk menyediakan fasilitas pendidikan,” jelasnya.

Ia menambahkan, setiap ruang kelas dirancang untuk menampung kelas A dan kelas B PAUD, menyesuaikan kebutuhan pembelajaran anak usia dini di wilayah tersebut.

Menariknya, pembangunan sekolah ini sepenuhnya menggunakan dana pribadi. Meski demikian, Edy menegaskan bahwa keterbatasan anggaran tidak menjadi penghalang untuk terus berkontribusi bagi kemajuan pendidikan.

“Walaupun anggarannya dari dana pribadi, semangat untuk pendidikan tetap ada. Anak-anak butuh ruang belajar yang layak, dan itu yang membuat saya terus terpacu,” katanya.

Edy berharap, keberadaan PAUD tersebut dapat menjadi pemicu meningkatnya perhatian semua pihak terhadap pendidikan anak usia dini, khususnya di wilayah Desa Sayoang, Babang, dan sekitarnya.

Baca Juga:  Dana BOS Fiktif di SMA 20 Halsel: Jejak Manipulasi Data di Era Kepemimpinan Ishak Mursid

“Ketika anak-anak senang dan nyaman belajar, itu sudah menjadi kepuasan tersendiri bagi kami,” pungkasnya. (Red/Pandi

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Pangdam XV/Pattimura Fokuskan 100 Hari Kerja pada Stabilitas Keamanan, Pembangunan, Dan Ketahanan Pangan
DPRD Halsel Desak Bupati Copot Kepala BPPBJ, Kasus Dugaan Pengaturan Tender Cathlab Jadi Sorotan
BNI Labuha Diduga Bikin Calengan Di Dalam Bank, Nasabah Pertanyakan Hilangnya Dana Rp400 Juta
Dua Tersangka Tambang Ilegal Desa Anggai Belum Ditahan, PH Desak Kapolda Copot Kapolres Halsel 
Kasus Tambang Ilegal, Dua Tersangka Diduga Berkeliaran Sampai Di Malaysia, 
Resmob Polres Halsel Tangkap Terduga Pelaku Pencurian, Dua Motor Diamankan Dan Kasus Dikembangkan
TIDAR Halsel Ikut Perang Lawan Dugaan Mafia BBM Subsidi, Siapkan Pengawasan Ketat Di Babang
Dituding Tampung Solar Subsidi, Pemilik Gudang Babang Angkat Bicara

Berita Terkait

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 06:35

Pangdam XV/Pattimura Fokuskan 100 Hari Kerja pada Stabilitas Keamanan, Pembangunan, Dan Ketahanan Pangan

Kamis, 16 Juli 2026 - 11:53

DPRD Halsel Desak Bupati Copot Kepala BPPBJ, Kasus Dugaan Pengaturan Tender Cathlab Jadi Sorotan

Senin, 13 Juli 2026 - 06:13

BNI Labuha Diduga Bikin Calengan Di Dalam Bank, Nasabah Pertanyakan Hilangnya Dana Rp400 Juta

Jumat, 10 Juli 2026 - 13:35

Dua Tersangka Tambang Ilegal Desa Anggai Belum Ditahan, PH Desak Kapolda Copot Kapolres Halsel 

Jumat, 10 Juli 2026 - 12:55

Kasus Tambang Ilegal, Dua Tersangka Diduga Berkeliaran Sampai Di Malaysia, 

Berita Terbaru

BacaPost.Com

Polres Halsel Gelar Upacara Peringatan Hari Juang Polri

Jumat, 21 Agu 2026 - 13:36