peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di Maluku Utara terus didorong melalui pembenahan sektor pendidikan, terutama pada aspek sarana dan prasarana. Di tengah masih adanya ratusan sekolah yang membutuhkan rehabilitasi, kolaborasi antara pemerintah dan sektor swasta menjadi kunci percepatan pembangunan.
Pemerintah Provinsi Maluku Utara di bawah kepemimpinan Gubernur Sherly Tjoanda menegaskan komitmennya untuk mempercepat revitalisasi satuan pendidikan. Ia menargetkan tidak ada lagi sekolah yang tertinggal dalam hal fasilitas penunjang pembelajaran.
“Kami akan memastikan percepatan pembangunan, pendampingan sekolah, dan penyelarasan data sehingga tidak ada satu pun sekolah yang tertinggal. Sarana yang mumpuni adalah fondasi mewujudkan pendidikan berkualitas,” tegas Sherly dalam keterangannya.(02/04/2026)
Sejalan dengan itu, perusahaan tambang Harita Nickel melalui Program Pemberdayaan Masyarakat (PPM) turut ambil bagian dalam memperkuat sektor pendidikan di Pulau Obi, Kabupaten Halmahera Selatan. Salah satu fokus intervensi dilakukan di Desa Gambaru melalui revitalisasi sarana pendidikan.
Di Madrasah Tsanawiyah (MTs) Obi Marahai, perbaikan mencakup rehabilitasi fisik bangunan, pemasangan lantai keramik, penggantian atap, hingga penyediaan akses air bersih melalui sumur bor dan instalasi listrik. Selain itu, bantuan berupa 72 unit meja-kursi siswa, meja dan kursi guru, lemari buku, serta kipas angin turut disalurkan untuk menunjang kegiatan belajar mengajar.
Kepala Seksi Pemerintahan Desa Gambaru, Sudarjo Haringan, menyampaikan bahwa kehadiran fasilitas yang lebih layak memberikan dampak positif terhadap kenyamanan belajar siswa.
“Sekarang bangunan sekolah sudah jauh lebih baik, sehingga kegiatan belajar mengajar menjadi lebih nyaman. Kami berharap ini dapat meningkatkan semangat belajar anak-anak di desa,” ujarnya.
Tidak hanya di tingkat pendidikan menengah pertama, Harita Nickel juga melakukan renovasi pada SMA Darul Fatah. Perbaikan meliputi pemasangan keramik lantai, plafon, plester dinding, hingga penambahan papan tulis, guna menghadirkan standar fasilitas yang lebih baik bagi siswa.
Komitmen terhadap pendidikan juga diwujudkan melalui pembangunan Rumah Belajar Simore di Desa Gambaru. Fasilitas yang telah berdiri sejak 2024 ini menjadi pusat kegiatan literasi bagi anak-anak pesisir.
Dengan konsep belajar yang menyenangkan, sebanyak 73 anak rutin mengikuti kegiatan membaca, mengeja, hingga bermain permainan edukatif setiap sore. Rumah belajar ini dirancang untuk menumbuhkan minat baca sekaligus meningkatkan kepercayaan diri anak-anak.
“Setiap sore anak-anak datang dengan rasa senang. Mereka sangat bahagia belajar sambil bermain di sini,” ungkap Hamsiah Drakel, salah satu warga.
CSR Program Development and Compliance Manager Harita Nickel, M. Yuda Pranata, menegaskan bahwa investasi di sektor pendidikan merupakan langkah strategis untuk masa depan daerah.
“Pendidikan adalah fondasi penting pengembangan SDM daerah. Melalui perbaikan fasilitas sekolah, kami berharap generasi muda di Pulau Obi siap menjadi motor penggerak pembangunan,” katanya.
Apresiasi juga datang dari Dinas Pendidikan Kabupaten Halmahera Selatan. Sekretaris Dinas Pendidikan, Dr. Muhammad Agus Umar, menilai langkah yang dilakukan Harita Nickel sejalan dengan visi pemerintah daerah dalam meningkatkan mutu pendidikan.
“Rumah Belajar Simore merupakan langkah positif dalam meningkatkan mutu pendidikan di daerah. Kami berharap kolaborasi seperti ini dapat terus diperluas,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan masyarakat untuk menjaga fasilitas yang telah dibangun agar dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan oleh generasi mendatang.
Berdasarkan data indikator pembangunan, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Halmahera Selatan saat ini berada di angka 66,66. Angka tersebut menunjukkan bahwa peningkatan kualitas pendidikan, kesehatan, dan taraf hidup masyarakat masih menjadi pekerjaan rumah bersama.
Kolaborasi antara pemerintah dan sektor swasta seperti yang dilakukan di Desa Gambaru diharapkan menjadi model dalam mempercepat pembangunan SDM di wilayah Maluku Utara, khususnya di daerah kepulauan.(Red/Pandi)



















