Polres Diduga Tutup Mata, Tambang Emas Ilegal Kusubibi Beroperasi Terang-Terangan

Selasa, 5 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penegakan hukum di Kabupaten Halmahera Selatan kembali dipertanyakan. Aktivitas tambang emas ilegal di Desa Kusubibi, Kecamatan Bacan Barat, justru terus berjalan tanpa hambatan, meski sebelumnya lokasi tersebut telah dipasangi garis polisi (police line) oleh Polres Halmahera Selatan.

Fakta di lapangan menunjukkan situasi yang kontras. Alih-alih berhenti, para penambang dan pelaku usaha justru beraktivitas secara terbuka seolah tak tersentuh hukum. Kondisi ini memunculkan dugaan kuat adanya pembiaran, bahkan indikasi “main mata” antara oknum tertentu dengan pelaku tambang ilegal.

Sejumlah sumber menyebut, keberanian para penambang bukan tanpa alasan. Mereka diduga mendapat jaminan dari seorang pengusaha berinisial Hi. Malan yang disebut-sebut telah “mengatur” segalanya.

Baca Juga:  Refleksi Hari Pancasila, HMI Komisariat FISIP UMMU Soroti Krisis Keadilan Di Malut

“Pak haji (Hi. Malan) sudah atur semua. Jadi aktivitas tetap jalan,” ungkap salah satu sumber yang meminta identitasnya dirahasiakan.

Lebih mengejutkan, sumber tersebut mengungkap bahwa sejak 2 Maret hingga saat ini, aktivitas tambang ilegal terus berlangsung tanpa gangguan berarti dari aparat. Ia bahkan menyindir Polres Halsel sebagai “macan ompong” yang tak berdaya menghadapi praktik ilegal tersebut.

“Sudah dipasang police line, tapi nyatanya tambang tetap jalan di belakangnya. Ini seperti sandiwara penegakan hukum,” tegasnya.

Tak hanya itu, beredar pula informasi adanya aliran dana dari para penambang kepada pihak tertentu dengan dalih pengurusan izin hingga “uang pengamanan”. Praktik ini diduga menjadi salah satu faktor utama yang membuat aktivitas ilegal tetap aman beroperasi.

Baca Juga:  Terancam 5 Tahun Penjara, Kuasa Hukum Sebut Penangguhan Penahanan Tersangka Pencurian Di Polsek Obi Janggal Dan Melawan Hukum

“Uang sudah banyak disetor ke pak haji, katanya untuk urus izin dan pengamanan,” beber sumber tersebut.

Selain itu, ada pula oknum-oknum yang secara aktif meyakinkan para penambang agar tetap bekerja. Mereka bahkan menjamin tidak akan ada tindakan dari aparat kepolisian, sehingga aktivitas tambang bisa terus berjalan tanpa rasa takut.

Sementara itu, Hi. Malan yang dikonfirmasi melalui sambungan telepon hingga berita ini diterbitkan belum memberikan tanggapan. Sikap bungkam ini semakin memperkuat kecurigaan publik terhadap dugaan keterlibatannya.

Kasus ini menjadi tamparan keras bagi aparat penegak hukum di Halmahera Selatan. Jika benar ada pembiaran atau bahkan keterlibatan oknum, maka ini bukan sekadar pelanggaran hukum, tetapi juga bentuk pengkhianatan terhadap kepercayaan masyarakat.

Baca Juga:  Ditresnarkoba Polda Malut Ungkap Peredaran Ganja 545 Gram Di Halmahera Tengah

Publik kini menunggu, apakah aparat akan bertindak tegas atau terus membiarkan hukum dipermainkan di depan mata.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Pemda Halbar Respon Cepat Masalah Sengketa Lahan Di Tosoa
Kebakaran Hanguskan Rumah Warga Di Desa Loleojaya, Pemdes Salurkan Bantuan
Rumah Din dan Sarni Di Loleojaya Ludes Terbakar, Harta Benda dan Dokumen Penting Ikut Musnah
Polres Halsel Gelar Upacara Peringatan Hari Juang Polri
Di Tengah Isu Referendum Maluku Utara, Boki Nita Serukan Persatuan Dan Pelestarian Adat
Bupati Bassam Kasuba Buka Festival Sepak Bola Anak Merdeka Di Stadion GBK Halsel 
Kadis Mangkir Di Saat RDP, Komisi III DPRD Halsel Usir Perwakilan Dinas Pariwisata
Excavator PT Intim Kara Melintas Di Jalan Umum, Warga Soroti Keselamatan Dan Potensi Kerusakan Jalan

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 05:47

Pemda Halbar Respon Cepat Masalah Sengketa Lahan Di Tosoa

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 12:11

Kebakaran Hanguskan Rumah Warga Di Desa Loleojaya, Pemdes Salurkan Bantuan

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 11:55

Rumah Din dan Sarni Di Loleojaya Ludes Terbakar, Harta Benda dan Dokumen Penting Ikut Musnah

Jumat, 21 Agustus 2026 - 13:36

Polres Halsel Gelar Upacara Peringatan Hari Juang Polri

Jumat, 21 Agustus 2026 - 10:11

Di Tengah Isu Referendum Maluku Utara, Boki Nita Serukan Persatuan Dan Pelestarian Adat

Berita Terbaru

BacaPost.Com

Pemda Halbar Respon Cepat Masalah Sengketa Lahan Di Tosoa

Minggu, 23 Agu 2026 - 05:47

BacaPost.Com

Polres Halsel Gelar Upacara Peringatan Hari Juang Polri

Jumat, 21 Agu 2026 - 13:36