Pembagian Bibit Pala dan Penanaman Pohon, KOPRI PMII Maluku Utara Dukung Pemerintah Menuju 2030 Zero Carbon

Selasa, 2 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tidore — BacaPost.Com, Dalam rangka memperingati Hari Lahir KOPRI (HARLAH) ke-58, Korps Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (KOPRI) PMII Maluku Utara melaksanakan kegiatan Eco-Movement di Desa Gosale, Kecamatan Oba Utara, Kota Tidore Kepulauan, dengan tema “Perempuan Kuat, Indonesia Hebat”, pada Senin (01/12/2025).

Kegiatan ini menjadi wujud komitmen KOPRI dalam mendukung pelestarian lingkungan sekaligus menguatkan program pemerintah menuju Zero Carbon 2030.

Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, KOPRI melakukan pembagian bibit pala serta penanaman berbagai jenis pohon, seperti Ketapang Kencana, Pucuk Merah, Tabe Buya, dan Mangrove. Seluruh bibit dengan total 1.200 pohon tersebut diperoleh dari BPDAS Akemalamo.

Ketua KOPRI PKC PMII Maluku Utara, Siti, menjelaskan bahwa pembagian bibit pala dilakukan di tiga desa dan diprioritaskan untuk para petani agar dapat ditanam di kebun masing-masing.

Baca Juga:  Harita Nickel Penuhi Kebutuhan Nelayan Di Desa Soligi 

“Harapannya, bibit pala ini dapat menjadi penopang ekonomi masyarakat serta menjaga dan merawat komoditi lokal Maluku Utara,” ujar Siti, Selasa (02/12/2025).

Untuk jenis tanaman lainnya, kegiatan penanaman dilakukan bersama sejumlah komunitas, seperti Komunitas Sudut Literasi Jou Kota di Desa Gosale dan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis).

Selain pembagian bibit dan penanaman pohon, KOPRI juga memberikan edukasi lingkungan kepada masyarakat, khususnya tentang pentingnya menjaga alam sebagai bentuk kewaspadaan terhadap potensi bencana ekologis.

“Kita harus belajar dari kejadian di Sumatra. Kami turut berduka atas peristiwa tersebut. Di wilayah kita juga banyak perusahaan tambang. Kita tahu, tidak ada tambang yang tidak merusak. Mungkin sekarang belum terasa, tetapi suatu waktu bisa saja kita mengalami hal serupa jika tidak ada kesadaran sejak dini,” jelas Siti.

Baca Juga:  Komisi I DPRD Desak Pemda Halsel Segera Aktifkan Kembali 13 Kepala Desa Nonaktif

Ia menegaskan bahwa perempuan dan lingkungan hidup merupakan dua subjek yang saling berkaitan. Kerusakan ekosistem, perubahan iklim, dan rendahnya kesadaran pengelolaan lingkungan disebutnya sebagai persoalan yang harus dijawab dengan langkah nyata.

Melalui kegiatan Eco-Movement ini, KOPRI PMII Maluku Utara berharap dapat menjadi ruang edukasi, kampanye, sekaligus aksi konkret untuk mendorong kader dan masyarakat lebih peduli terhadap lingkungan.

“Semoga ini menjadi langkah kecil namun bermakna untuk menjaga bumi dan masa depan kita bersama,” tutup Siti.

(Red)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Barisan Muda Makayoa Halsel Tolak Pembentukan Panitia Musyawarah Ke-III Di Ternate 
Pekan Depan Jailolo Street Coffee Bakal Hadir, GENPI Halbar Dorong Wajah Baru Pusat Kota
Warga Minta Bupati Halsel Dan Kadis DPMD Berkantor Di Kantor Desa Laigoma
Tak Perlu Lagi Berobat Jauh, Kehadiran Pustu Soligi dan Kawasi Dekatkan Akses Medis Warga Obi 
Diduga Tak Mampu Selesaikan Polemik, Iksan Kaleserang Pilih Laporkan Tiga Wartawan Anggota PWI
Sekdes Kusubibi Diduga Terseret Kasus TPPU, Polres dan Kejari Halsel Diminta Turun Tangan
Pemda Halsel Alokasikan Bansos Untuk Masyarakat Kurang Mampu Dan Biaya Akhir Studi Mahasiswa 
Kepala Desa Laigoma Samsul Marwa Diduga Jarang Berkantor, Warga Palang Kantor Desa

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 18:57

Barisan Muda Makayoa Halsel Tolak Pembentukan Panitia Musyawarah Ke-III Di Ternate 

Jumat, 9 Oktober 2026 - 12:39

Pekan Depan Jailolo Street Coffee Bakal Hadir, GENPI Halbar Dorong Wajah Baru Pusat Kota

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:56

Warga Minta Bupati Halsel Dan Kadis DPMD Berkantor Di Kantor Desa Laigoma

Kamis, 8 Oktober 2026 - 07:53

Tak Perlu Lagi Berobat Jauh, Kehadiran Pustu Soligi dan Kawasi Dekatkan Akses Medis Warga Obi 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 16:20

Diduga Tak Mampu Selesaikan Polemik, Iksan Kaleserang Pilih Laporkan Tiga Wartawan Anggota PWI

Berita Terbaru