Dugaan Permainan Tender, IK dan Muhammad Imron Disorot Publik

Senin, 22 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Ilustrasi : Kepala BPPBJ Halmahera Selatan, Muhammad Imron dan IK, menentukan kontraktor pemenang proyek pemerintah.

Foto Ilustrasi : Kepala BPPBJ Halmahera Selatan, Muhammad Imron dan IK, menentukan kontraktor pemenang proyek pemerintah.

Dugaan praktik pengondisian pemenang tender proyek di lingkungan Badan Pengelolaan Pengadaan Barang dan Jasa (BPPBJ) Kabupaten Halmahera Selatan kembali mencuat dan menjadi perbincangan publik. Sejumlah informasi yang beredar menyebut adanya dugaan keterlibatan pihak tertentu dalam menentukan kontraktor pemenang proyek pemerintah.

Sorotan mengarah kepada politisi senior berinisial IK yang disebut-sebut memiliki pengaruh kuat dalam proses pengadaan barang dan jasa di daerah tersebut. Berdasarkan keterangan sumber yang meminta identitasnya dirahasiakan, beberapa kontraktor pemenang tender diduga telah ditentukan sebelum proses pelelangan berjalan secara penuh.

Sumber tersebut mengklaim terdapat pola yang mengarah pada pengaturan tender, di mana panitia atau Kelompok Kerja (Pokja) diduga tidak bekerja secara independen sebagaimana diamanatkan regulasi pengadaan barang dan jasa.

Baca Juga:  Dua Pekan Menghilang, Lansia di Halmahera Selatan Ditemukan Meninggal Dunia

“Mereka yang membentuk panitia, mereka juga yang menjalankan dan menyodorkan penawaran tender proyek kepada kontraktor. Padahal seharusnya kontraktor yang menyusun dan mengajukan penawaran kepada panitia,” ungkap sumber itu, Minggu (22/6/2026).

Menurutnya, praktik seperti itu berpotensi merusak prinsip persaingan sehat, transparansi, dan keadilan dalam proses pengadaan pemerintah. Ia bahkan mengaku telah dua kali mengikuti tender dalam setahun terakhir namun tidak memperoleh kejelasan terkait proses yang dijalani.

Dugaan tersebut semakin menguat setelah nama IK disebut memiliki pengaruh besar dalam menentukan arah kebijakan proyek-proyek tertentu. Di kalangan pelaku jasa konstruksi, sosok IK disebut sebagai figur yang memiliki peran dominan dalam proses pengadaan di Halmahera Selatan.

Baca Juga:  Wartawan Diduga Dihalang Meliput, PWI Halsel Minta Polres Tegakkan UU Pers

Menanggapi tudingan tersebut, Kepala BPPBJ Halmahera Selatan, Muhammad Imron, membantah keras adanya intervensi maupun skenario untuk memenangkan penyedia jasa tertentu.

“Saya tidak pernah memberikan perintah kepada Pokja untuk memenangkan siapa pun. Saya selalu mengingatkan agar seluruh proses berjalan sesuai aturan. Tidak boleh ada yang melakukan penawaran kepada kontraktor karena penawaran itu murni datang dari penyedia,” tegas Imron saat dikonfirmasi.

Meski demikian, bantahan tersebut belum sepenuhnya meredam berbagai pertanyaan yang berkembang di tengah publik. Sejumlah kalangan menilai perlu adanya pengawasan lebih ketat terhadap seluruh proses tender guna memastikan tidak terjadi praktik yang merugikan keuangan negara maupun menghambat iklim usaha yang sehat.

Baca Juga:  Fajri Ahmad: Saya Hanya Izinkan Pengambilan Tanah, Tidak Menerima Uang

Jika dugaan pengondisian tender tersebut benar terjadi, maka hal itu bukan sekadar pelanggaran administratif, melainkan dapat mengarah pada praktik kolusi yang mencederai prinsip tata kelola pemerintahan yang bersih dan transparan.

Hingga berita ini diterbitkan, IK yang disebut dalam dugaan tersebut masih dalam upaya konfirmasi guna memperoleh klarifikasi dan hak jawab atas tudingan yang dialamatkan kepadanya. Publik kini menanti penjelasan lebih lanjut dari seluruh pihak terkait untuk memastikan proses pengadaan di Halmahera Selatan berjalan sesuai prinsip akuntabilitas dan keterbukaan. (Red/Pandi)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Kebakaran Hanguskan Rumah Warga Di Desa Loleojaya, Pemdes Salurkan Bantuan
Rumah Din dan Sarni Di Loleojaya Ludes Terbakar, Harta Benda dan Dokumen Penting Ikut Musnah
Polres Halsel Gelar Upacara Peringatan Hari Juang Polri
Di Tengah Isu Referendum Maluku Utara, Boki Nita Serukan Persatuan Dan Pelestarian Adat
Bupati Bassam Kasuba Buka Festival Sepak Bola Anak Merdeka Di Stadion GBK Halsel 
Kadis Mangkir Di Saat RDP, Komisi III DPRD Halsel Usir Perwakilan Dinas Pariwisata
Excavator PT Intim Kara Melintas Di Jalan Umum, Warga Soroti Keselamatan Dan Potensi Kerusakan Jalan
Bawaslu Halsel Perkuat Pencegahan Pemilu, Demokrat Diajak Pahami Aturan Terbaru

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 12:11

Kebakaran Hanguskan Rumah Warga Di Desa Loleojaya, Pemdes Salurkan Bantuan

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 11:55

Rumah Din dan Sarni Di Loleojaya Ludes Terbakar, Harta Benda dan Dokumen Penting Ikut Musnah

Jumat, 21 Agustus 2026 - 13:36

Polres Halsel Gelar Upacara Peringatan Hari Juang Polri

Jumat, 21 Agustus 2026 - 10:11

Di Tengah Isu Referendum Maluku Utara, Boki Nita Serukan Persatuan Dan Pelestarian Adat

Jumat, 21 Agustus 2026 - 02:30

Bupati Bassam Kasuba Buka Festival Sepak Bola Anak Merdeka Di Stadion GBK Halsel 

Berita Terbaru

BacaPost.Com

Polres Halsel Gelar Upacara Peringatan Hari Juang Polri

Jumat, 21 Agu 2026 - 13:36