Warga Murka, Camat Bacan Barat Utara Diduga Jarang Masuk Kantor, Pelayanan Publik Lumpuh

Jumat, 23 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

Halsel – BacaPost.Com, Kesabaran warga Kecamatan Bacan Barat Utara (BBU), Kabupaten Halmahera Selatan, kian menipis. Camat BBU, Saiful Hasan, dikeluhkan jarang berada di kantor, sehingga pelayanan publik dinilai tersendat dan merugikan masyarakat.

Salah satu warga desa yaba Yuli, mengaku kesulitan mengurus administrasi karena camat hampir tidak pernah berada di tempat. Kondisi ini memunculkan anggapan bahwa wilayah tersebut seperti tanpa pimpinan.(22/01/2026)

Yuli, mengungkapkan kekecewaannya. Ia menilai camat sangat jarang hadir di wilayah tugasnya. “Mau urus surat saja kami harus menunggu berminggu-minggu hanya untuk tanda tangan. Bahkan surat administrasi anak sekolah pun sangat susah,” keluh Yuli.

Saiful Hasan lebih sering berada di Ternate dibanding menjalankan tugasnya di Bacan Barat Utara. Bebenya yuli

Baca Juga:  Sengketa Lahan Alimusu Di Obi, Praktisi Hukum Tegaskan: Bukan Urusan Perusahaan, Bawa Ke Pengadilan

“Camatnya dengan hitungan bulan baru muncul, itu pun paling lama tiga hari sudah menghilang lagi. Lebih sering tinggal di Ternate daripada di wilayah tugasnya sendiri,” tegasnya.

Ia menambahkan, kondisi Desa Yaba sebagai desa induk kecamatan justru memprihatinkan.

“Kami seperti tidak punya pemimpin. Desa kami seperti hidup di hutan, rumput-rumput dibiarkan tumbuh tanpa perhatian. Kami malu dengan desa tetangga,” ujarnya.

Keluhan serupa disampaikan warga lainnya, Evi. Ia mengaku hampir selalu mendapat jawaban yang sama setiap kali mendatangi kantor camat.

“Setiap datang, pegawai bilang camat tidak ada di tempat. Kalau dinilai, pemimpin kecamatan sejauh ini sangat kurang merakyat,” kata Evi.

Puncaknya, warga mengaku muak dengan kepemimpinan Saiful Hasan dan mempertanyakan sikap Pemerintah Daerah Halmahera Selatan.

Baca Juga:  PARADE Malut Desak Kapolda Tangkap Ino Yang Diduga Terlibat Mafia BBM Subsidi Di Desa Babang

“Apakah pemerintah daerah tidak kasihan melihat kondisi masyarakat Bacan Barat Utara?” ucap Evi.

Warga pun secara terbuka meminta Bupati Halmahera Selatan, Hasan Ali Bassam Kasuba, untuk segera mengambil langkah tegas.

“Kami berharap camat Saiful Hasan dicopot dari jabatannya, agar desa kami bisa berubah dan maju seperti desa-desa lain,” tutupnya. (Red/Pandi)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Pemda Halbar Respon Cepat Masalah Sengketa Lahan Di Tosoa
Kebakaran Hanguskan Rumah Warga Di Desa Loleojaya, Pemdes Salurkan Bantuan
Rumah Din dan Sarni Di Loleojaya Ludes Terbakar, Harta Benda dan Dokumen Penting Ikut Musnah
Polres Halsel Gelar Upacara Peringatan Hari Juang Polri
Di Tengah Isu Referendum Maluku Utara, Boki Nita Serukan Persatuan Dan Pelestarian Adat
Bupati Bassam Kasuba Buka Festival Sepak Bola Anak Merdeka Di Stadion GBK Halsel 
Kadis Mangkir Di Saat RDP, Komisi III DPRD Halsel Usir Perwakilan Dinas Pariwisata
Excavator PT Intim Kara Melintas Di Jalan Umum, Warga Soroti Keselamatan Dan Potensi Kerusakan Jalan

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 05:47

Pemda Halbar Respon Cepat Masalah Sengketa Lahan Di Tosoa

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 12:11

Kebakaran Hanguskan Rumah Warga Di Desa Loleojaya, Pemdes Salurkan Bantuan

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 11:55

Rumah Din dan Sarni Di Loleojaya Ludes Terbakar, Harta Benda dan Dokumen Penting Ikut Musnah

Jumat, 21 Agustus 2026 - 13:36

Polres Halsel Gelar Upacara Peringatan Hari Juang Polri

Jumat, 21 Agustus 2026 - 10:11

Di Tengah Isu Referendum Maluku Utara, Boki Nita Serukan Persatuan Dan Pelestarian Adat

Berita Terbaru

BacaPost.Com

Pemda Halbar Respon Cepat Masalah Sengketa Lahan Di Tosoa

Minggu, 23 Agu 2026 - 05:47

BacaPost.Com

Polres Halsel Gelar Upacara Peringatan Hari Juang Polri

Jumat, 21 Agu 2026 - 13:36