Sungai Akelamo Pasok Kebutuhan Air Bersih Di Permukiman Baru Desa Kawasi

Selasa, 23 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Akses air bersih menjadi salah satu kebutuhan mendasar dalam menciptakan lingkungan hunian yang sehat, nyaman, dan berkelanjutan. Di Pulau Obi, Sungai Akelamo kini menjadi sumber air baku yang dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di Permukiman Baru Desa Kawasi.

Melalui fasilitas pengolahan air yang disiapkan Harita Nickel, air dari Sungai Akelamo diolah terlebih dahulu sebelum dialirkan ke rumah-rumah warga. Kehadiran sistem ini menjadi bagian dari penguatan layanan dasar bagi masyarakat yang kini menempati kawasan hunian baru tersebut.

Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) menyebut ketersediaan air bersih menjadi komponen utama dalam mendukung kualitas hidup masyarakat di kawasan baru.

Baca Juga:  Kadis DPMD Halsel Tegaskan Akan Panggil Kades Bala-Bala

Kepala Dinas Perkim Halmahera Selatan menjelaskan, sumber air untuk Permukiman Baru Desa Kawasi berasal dari Sungai Akelamo yang telah melalui proses pengolahan oleh fasilitas yang dibangun Harita Nickel.

“Dengan adanya akses air bersih yang lebih teratur, masyarakat di permukiman baru Desa Kawasi kini memiliki kemudahan dalam memenuhi kebutuhan rumah tangga sehari-hari. Ini menjadi salah satu aspek penting dalam meningkatkan kenyamanan hidup warga,” ujarnya.

Menurutnya, keberadaan infrastruktur air bersih menjadi bagian penting dalam membangun lingkungan hunian yang lebih sehat dan tertata.
Pandangan serupa disampaikan akademisi Universitas Muhammadiyah Maluku Utara (UMMU), Rais D. Hi. Yusuf. Ia menilai sebuah kawasan hunian yang baik harus memastikan terpenuhinya layanan dasar yang merata bagi seluruh warga.

Baca Juga:  Nelayan Halsel Hilang Saat Memancing di Perairan Desa Sawadai, Tim SAR Gabungan Lakukan Pencarian

Menurut Rais, konsep hunian inklusif menempatkan kebutuhan dasar masyarakat sebagai pusat pembangunan, termasuk akses terhadap air bersih yang aman dan berkelanjutan.

“Ketika infrastruktur dasar seperti air bersih, fasilitas sosial, dan ruang hidup dibangun dengan pendekatan yang berpusat pada manusia, maka kawasan itu tidak hanya menjadi tempat tinggal, tetapi ruang tumbuh bagi masyarakat,” kata Rais.

Ia menambahkan, Permukiman Baru Kawasi menunjukkan bagaimana pembangunan kawasan dapat menggabungkan aspek kelayakan hidup, efisiensi tata ruang, dan keberlanjutan dalam satu ekosistem yang terintegrasi. Penilaian itu sejalan dengan konsep livable, smart, dan sustainable yang sebelumnya ia sematkan untuk kawasan tersebut.

Bagi warga, keberadaan air bersih yang mengalir selama 24 jam menjadi perubahan nyata yang langsung dirasakan dalam kehidupan sehari-hari. Tidak hanya meningkatkan kenyamanan, tetapi juga memperkuat kualitas lingkungan tempat tinggal.

Baca Juga:  Dana Desa Rp916 Juta Diduga Dikuasai Sepihak, Program Prioritas Kusubibi Mandek, Warga Desak Pj Kades Dicopot

Pemanfaatan Sungai Akelamo melalui sistem pengolahan yang terintegrasi ini diharapkan dapat terus mendukung kebutuhan masyarakat Kawasi, sekaligus menjadi bagian dari upaya membangun kehidupan yang lebih baik dan berkelanjutan di Pulau Obi. (Red/Pandi)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Pemda Halbar Respon Cepat Masalah Sengketa Lahan Di Tosoa
Kebakaran Hanguskan Rumah Warga Di Desa Loleojaya, Pemdes Salurkan Bantuan
Rumah Din dan Sarni Di Loleojaya Ludes Terbakar, Harta Benda dan Dokumen Penting Ikut Musnah
Polres Halsel Gelar Upacara Peringatan Hari Juang Polri
Di Tengah Isu Referendum Maluku Utara, Boki Nita Serukan Persatuan Dan Pelestarian Adat
Bupati Bassam Kasuba Buka Festival Sepak Bola Anak Merdeka Di Stadion GBK Halsel 
Kadis Mangkir Di Saat RDP, Komisi III DPRD Halsel Usir Perwakilan Dinas Pariwisata
Excavator PT Intim Kara Melintas Di Jalan Umum, Warga Soroti Keselamatan Dan Potensi Kerusakan Jalan

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 05:47

Pemda Halbar Respon Cepat Masalah Sengketa Lahan Di Tosoa

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 12:11

Kebakaran Hanguskan Rumah Warga Di Desa Loleojaya, Pemdes Salurkan Bantuan

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 11:55

Rumah Din dan Sarni Di Loleojaya Ludes Terbakar, Harta Benda dan Dokumen Penting Ikut Musnah

Jumat, 21 Agustus 2026 - 13:36

Polres Halsel Gelar Upacara Peringatan Hari Juang Polri

Jumat, 21 Agustus 2026 - 10:11

Di Tengah Isu Referendum Maluku Utara, Boki Nita Serukan Persatuan Dan Pelestarian Adat

Berita Terbaru

BacaPost.Com

Pemda Halbar Respon Cepat Masalah Sengketa Lahan Di Tosoa

Minggu, 23 Agu 2026 - 05:47

BacaPost.Com

Polres Halsel Gelar Upacara Peringatan Hari Juang Polri

Jumat, 21 Agu 2026 - 13:36