Retribusi Tembus 120 Persen, Kadishub Halsel Disorot Soal Pelayanan dan Penertiban

Selasa, 7 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Halmahera Selatan, Ramly Manui, menegaskan bahwa persoalan utama dalam pengelolaan retribusi transportasi bukan terletak pada besaran tarif, melainkan pada kualitas pelayanan di lapangan.

Hal tersebut disampaikan Ramly saat menyoroti dinamika pengelolaan terminal dan pelabuhan yang kerap menjadi perhatian masyarakat.

“Publik sebenarnya tidak terlalu mempersoalkan besaran retribusi. Yang sering dikeluhkan justru pelayanan di dalam. Karena itu, saya selalu tekankan kepada jajaran untuk terus membenahi pelayanan,” ujarnya.(07/04/2026)

Ia menjelaskan, pihaknya terus melakukan penertiban di area terminal dan pelabuhan. Namun, tantangan terbesar datang dari aktivitas pedagang yang kerap berjualan tidak pada tempatnya.

Menurut Ramly, persoalan tersebut tidak sepenuhnya menjadi kewenangan Dinas Perhubungan, melainkan juga melibatkan instansi lain yang menangani penataan pedagang.

Baca Juga:  Kapal KM Intim Teratai Karam Di Perairan Pulau Makian Saat Berlayar Ke Ternate

“Pedagang sering masuk ke area yang seharusnya tertib. Kami sudah berkoordinasi dengan instansi terkait, tetapi di lapangan masih sering terjadi kendala,” jelasnya.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa penertiban tetap dilakukan secara rutin setiap hari, bahkan sebelum apel pagi, guna memastikan area layanan tetap tertata dan tidak mengganggu arus transportasi.

Di sisi lain, Ramly mengungkapkan bahwa capaian retribusi sektor perhubungan menunjukkan tren positif dan berhasil melampaui target yang telah ditetapkan.

Ia menyebut, pada tahun sebelumnya target retribusi sebesar Rp1,4 miliar, namun realisasi yang dicapai mencapai sekitar Rp1,6 miliar atau setara 120 persen dari target.

“Semua sektor melampaui target, baik pelabuhan maupun fasilitas lainnya. Bahkan ada yang jauh di atas target yang ditetapkan,” ungkapnya.

Baca Juga:  Harita Nickel Gelar Year End Media Gathering, Ajak Insan Pers “Melangkah Bersama untuk Keberlanjutan”

Kontribusi terbesar berasal dari sejumlah pelabuhan di Halmahera Selatan, seperti Pelabuhan Makian, Saketa, Obi (dermaga dan speedboat), Babang, serta Kupal.

Dari sejumlah titik tersebut, Pelabuhan Kupal menjadi penyumbang terbesar dengan nilai mendekati Rp900 juta per tahun.

Ramly optimistis, capaian retribusi tahun ini juga berpotensi kembali melampaui target, meski ia belum merinci angka target terbaru yang ditetapkan pemerintah daerah.

Menanggapi keluhan masyarakat terkait pungutan di pelabuhan, Ramly juga meluruskan adanya kesalahpahaman mengenai sistem pembayaran retribusi.

Menurutnya, tidak semua pihak dikenakan biaya. Penumpang yang masuk area pelabuhan dikenakan retribusi, sementara biaya saat keluar umumnya dibebankan kepada pengantar.

“Banyak yang salah persepsi, seolah-olah masuk bayar, keluar juga bayar untuk orang yang sama. Padahal tidak demikian. Yang masuk itu penumpang, yang keluar itu pengantar. Sopir bahkan tidak dikenakan biaya,” tegasnya.

Baca Juga:  Mahasiswa Loleojaya Nilai Polemik TKA SDN 119 Halsel Hanya Masalah Teknis

Ia berharap, masyarakat dapat memahami mekanisme retribusi yang berlaku, sekaligus mendukung upaya pemerintah dalam meningkatkan pelayanan transportasi di Halmahera Selatan.(Red/Pandi)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Kebakaran Hanguskan Rumah Warga Di Desa Loleojaya, Pemdes Salurkan Bantuan
Rumah Din dan Sarni Di Loleojaya Ludes Terbakar, Harta Benda dan Dokumen Penting Ikut Musnah
Polres Halsel Gelar Upacara Peringatan Hari Juang Polri
Di Tengah Isu Referendum Maluku Utara, Boki Nita Serukan Persatuan Dan Pelestarian Adat
Bupati Bassam Kasuba Buka Festival Sepak Bola Anak Merdeka Di Stadion GBK Halsel 
Kadis Mangkir Di Saat RDP, Komisi III DPRD Halsel Usir Perwakilan Dinas Pariwisata
Excavator PT Intim Kara Melintas Di Jalan Umum, Warga Soroti Keselamatan Dan Potensi Kerusakan Jalan
Bawaslu Halsel Perkuat Pencegahan Pemilu, Demokrat Diajak Pahami Aturan Terbaru

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 12:11

Kebakaran Hanguskan Rumah Warga Di Desa Loleojaya, Pemdes Salurkan Bantuan

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 11:55

Rumah Din dan Sarni Di Loleojaya Ludes Terbakar, Harta Benda dan Dokumen Penting Ikut Musnah

Jumat, 21 Agustus 2026 - 13:36

Polres Halsel Gelar Upacara Peringatan Hari Juang Polri

Jumat, 21 Agustus 2026 - 10:11

Di Tengah Isu Referendum Maluku Utara, Boki Nita Serukan Persatuan Dan Pelestarian Adat

Jumat, 21 Agustus 2026 - 02:30

Bupati Bassam Kasuba Buka Festival Sepak Bola Anak Merdeka Di Stadion GBK Halsel 

Berita Terbaru

BacaPost.Com

Polres Halsel Gelar Upacara Peringatan Hari Juang Polri

Jumat, 21 Agu 2026 - 13:36