Relokasi Sukarela, Warga Kawasi Rasakan Hunian Layak dan Pertumbuhan Ekonomi di Pemukiman Baru

Rabu, 4 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

Proses relokasi masyarakat Desa Kawasi, Kecamatan Obi, Kabupaten Halmahera Selatan, kini memasuki fase yang lebih menyejukkan. Di tengah berbagai narasi miring yang sempat beredar, warga menegaskan bahwa kepindahan dari pemukiman lama ke pemukiman baru dilakukan atas kemauan sendiri, tanpa adanya unsur paksaan dari pihak mana pun.

Warga yang telah menetap di Kawasi Baru mengakui adanya peningkatan kualitas hidup yang signifikan. Hunian yang disediakan dinilai jauh lebih layak dibandingkan pemukiman sebelumnya, lengkap dengan berbagai fasilitas penunjang yang dapat dinikmati secara gratis.

“Kami pindah karena keinginan sendiri, melihat masa depan yang lebih baik. Rumah di sini bagus, bersih, dan fasilitasnya lengkap tanpa kami harus mengeluarkan biaya lagi,” ujar Frans

Baca Juga:  Tambang Emas Ilegal Kaputusang Beroperasi Terang-Terangan, Polres Halsel Dinilai Tutup Mata

Datang, salah satu warga yang juga menjabat sebagai Sekretaris Desa Kawasi. Tak hanya dari sisi tempat tinggal, dampak positif juga dirasakan pada sektor ekonomi masyarakat. Pemukiman baru dinilai membuka peluang pertumbuhan ekonomi yang lebih cepat, didukung oleh akses yang mudah dan tata kawasan yang lebih tertib.

“Lokasi baru yang lebih tertata memicu munculnya peluang usaha bagi warga lokal. Infrastruktur jalan yang memadai juga sangat membantu mobilitas masyarakat, terutama akses ke wilayah pantai yang menjadi urat nadi kehidupan warga Obi,” ungkap Frans.

Bagi nelayan, kepindahan ke Kawasi Baru tidak menjadi penghalang dalam menjalankan aktivitas melaut. Jarak menuju tambatan perahu masih terjangkau, sehingga kegiatan mencari ikan tetap berjalan normal tanpa kendala berarti.

Baca Juga:  Komisi III DPRD Halsel Warning Keras Dinas Pariwisata: Data Anggaran Dinilai Abal-Abal

Relokasi ini juga membawa harapan baru bagi generasi muda Kawasi. Lingkungan yang lebih sehat, fasilitas pendidikan dan layanan kesehatan yang lebih dekat, serta dukungan ekonomi yang stabil dinilai menjadi modal penting untuk masa depan desa.

“Pemukiman baru ini menjadi bukti nyata kolaborasi yang baik antara masyarakat, pemerintah, dan pihak terkait,” kata Frans.

Ia menambahkan, langkah relokasi tersebut membuktikan bahwa perubahan tidak selalu identik dengan tekanan, melainkan dapat menjadi proses transisi menuju kesejahteraan yang lebih baik bagi seluruh warga Desa Kawasi. (Red/Pandi)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Warga Minta Bupati Halsel Dan Kadis DPMD Berkantor Di Kantor Desa Laigoma
Tak Perlu Lagi Berobat Jauh, Kehadiran Pustu Soligi dan Kawasi Dekatkan Akses Medis Warga Obi 
Diduga Tak Mampu Selesaikan Polemik, Iksan Kaleserang Pilih Laporkan Tiga Wartawan Anggota PWI
Sekdes Kusubibi Diduga Terseret Kasus TPPU, Polres dan Kejari Halsel Diminta Turun Tangan
Pemda Halsel Alokasikan Bansos Untuk Masyarakat Kurang Mampu Dan Biaya Akhir Studi Mahasiswa 
Kepala Desa Laigoma Samsul Marwa Diduga Jarang Berkantor, Warga Palang Kantor Desa
Kapolda Malut Batal Kunker ke Halsel, Ini Alasannya 
Polsek Jailolo Selatan Kawal Aksi Warga Tolak Pemberhentian Kades Sidangoli Dehe

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:56

Warga Minta Bupati Halsel Dan Kadis DPMD Berkantor Di Kantor Desa Laigoma

Kamis, 8 Oktober 2026 - 07:53

Tak Perlu Lagi Berobat Jauh, Kehadiran Pustu Soligi dan Kawasi Dekatkan Akses Medis Warga Obi 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 16:20

Diduga Tak Mampu Selesaikan Polemik, Iksan Kaleserang Pilih Laporkan Tiga Wartawan Anggota PWI

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:16

Sekdes Kusubibi Diduga Terseret Kasus TPPU, Polres dan Kejari Halsel Diminta Turun Tangan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:19

Pemda Halsel Alokasikan Bansos Untuk Masyarakat Kurang Mampu Dan Biaya Akhir Studi Mahasiswa 

Berita Terbaru