Proyek rehabilitasi ruangan Catheterization Laboratory (Cathlab) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Labuha, Kabupaten Halmahera Selatan, resmi mulai dikerjakan. Proyek tersebut memiliki nilai kontrak sebesar Rp1,7 miliar yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun Anggaran 2026.
Pengerjaan proyek dilaksanakan oleh CV Salsabila Utama Sejahtera sebagai perusahaan pemenang tender. Berdasarkan akta notaris resmi, perusahaan tersebut telah memberikan kuasa penuh kepada Purnadi, yang akrab disapa Mas Hadi, untuk memimpin dan menyelesaikan seluruh proses pekerjaan di lapangan.
Direktur RSUD Labuha, dr. Titin Andriyanti, menegaskan bahwa seluruh proses pengadaan hingga penetapan pemenang tender telah berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Ia menyebut tahapan mulai dari masa penawaran hingga penetapan pemenang tidak mengalami kendala maupun permasalahan administratif.
Menanggapi adanya laporan pengaduan yang diajukan Haedar Mahmud ke Polres Halmahera Selatan terkait proyek tersebut, dr. Titin mengaku telah melakukan konfirmasi langsung kepada pihak perusahaan guna memastikan kejelasan status pemenang tender.
“Saya sempat menghubungi beliau, Pak Syafruddin Arsad selaku Direktur CV Salsabila Utama Sejahtera, dan beliau menegaskan bahwa memang dialah pemenang tender yang sah,” ujar dr. Titin, Kamis (30/7/2026).
Menurut dr. Titin, pembangunan ruang Cathlab merupakan salah satu upaya strategis untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di Kabupaten Halmahera Selatan, khususnya dalam penanganan penyakit jantung dan pembuluh darah yang membutuhkan tindakan cepat dan terintegrasi.
Ia berharap, setelah pembangunan selesai dan fasilitas tersebut mulai beroperasi, masyarakat Halmahera Selatan tidak lagi harus dirujuk ke luar daerah untuk mendapatkan layanan pemeriksaan maupun tindakan medis jantung.
“Kalau pekerjaan sudah selesai dan diresmikan, masyarakat Halsel tidak perlu lagi jauh-jauh memeriksa jantung ke Manado. Cukup di RSUD Labuha saja,” pungkasnya. (Red/SI)



















