Ramai Di Medsos, Harita Nickel Bangun Fasilitas Reverse Osmosis Di Kawasi, Apa Itu?

Senin, 18 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Fasilitas Pengolahan Air Reverse Osmosi di Desa Kawasi (Dokumentasi Istimewa)

Fasilitas Pengolahan Air Reverse Osmosi di Desa Kawasi (Dokumentasi Istimewa)

Salah satu fokus utama Program Pemberdayaan Masyarakat (PPM), Harita Nickel bersama Pemerintah Daerah saat ini tengah membangun fasilitas pengolahan air bersih berbasis reverse osmosis (RO), guna mendukung kebutuhan air masyarakat di Desa Kawasi.

Pembangunan fasilitas tersebut disebut menjadi bagian dari upaya konservasi dan penguatan sistem air baku masyarakat yang selama ini bersumber dari mata air di Desa Kawasi.

Menyusul perhatian publik terkait pengelolaan air bersih di kawasan tersebut, TV Tempo melakukan peninjauan langsung untuk melihat proses pembangunan fasilitas air bersih yang tengah dibangun Harita Nickel bersama Pemerintah Daerah.

Dokumentasi peninjauan tersebut dapat disaksikan melalui tautan ini

Apa Itu Reverse Osmosis? Reverse osmosis atau RO merupakan teknologi pengolahan air menggunakan membran khusus untuk menyaring partikel sangat kecil, termasuk sedimen, bakteri, logam, hingga zat terlarut dalam air.

Baca Juga:  Janji Nikah Berujung Laporan Polisi, Oknum Pengacara Di Halsel Diduga Tipu Wanita Hingga Hamil
Konstruksi Jalur Pemipaan Air Bersih ke Desa Kawasi oleh Harita Nickel (Dokumentasi Istimewa)

Teknologi ini umum digunakan dalam pengolahan air minum karena mampu meningkatkan kualitas air sebelum didistribusikan kepada masyarakat.

Dalam fasilitas yang dibangun di Kawasi, sistem pengolahan air juga akan dilengkapi dengan filtrasi otomatis dan teknologi ozonisasi untuk mendukung proses pemurnian air.

Direktur HSE Harita Nickel, Tonny Gultom, menjelaskan bahwa fasilitas tersebut disiapkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di kawasan Kawasi.

“Untuk kapasitas air baku, fasilitas ini memiliki penampungan sekitar 40 meter kubik per hari, dengan debit distribusi mencapai 25 meter kubik per jam yang diperuntukkan bagi sekitar 5.000 penduduk,” ujarnya.(18/05/2026)

Saat ini pembangunan fisik fasilitas telah berlangsung dan memasuki tahap persiapan operasional. Seluruh tangki utama disebut telah siap digunakan sebelum proses distribusi dilakukan secara penuh.

Baca Juga:  Normalisasi Sungai Di Halbar Selesai, TNI dan Pemda Genjot Produksi Padi

Dukungan Pemerintah Desa Kawasi menyambut baik pembangunan fasilitas pengolahan air bersih dan kawasan konservasi mata air tersebut.

Menurut pemerintah desa, kebutuhan air bersih menjadi isu penting seiring pertumbuhan aktivitas dan jumlah penduduk di kawasan Kawasi.

Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Kawasi, Reinhard Siar mengatakan fasilitas reverse osmosis diharapkan dapat memperkuat akses masyarakat terhadap air bersih dalam jangka panjang.

“Yang paling penting bagi masyarakat tentu bagaimana air bersih tetap tersedia dan kualitasnya terjaga. Kami melihat pembangunan fasilitas ini sebagai langkah untuk mendukung kebutuhan warga ke depan,” ujar Reinhard.

Ia menambahkan, perlindungan kawasan mata air juga penting karena sumber air tersebut telah digunakan masyarakat sejak lama.

Baca Juga:  Pemkab Halmahera Selatan Sosialisasikan Perubahan Status Pekerjaan ASN di Dokumen Kependudukan

“Harapannya, fasilitas ini bukan hanya dibangun, tetapi juga dijaga bersama sehingga manfaatnya bisa dirasakan masyarakat dalam jangka panjang,” tutupnya.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Pemda Halbar Respon Cepat Masalah Sengketa Lahan Di Tosoa
Kebakaran Hanguskan Rumah Warga Di Desa Loleojaya, Pemdes Salurkan Bantuan
Rumah Din dan Sarni Di Loleojaya Ludes Terbakar, Harta Benda dan Dokumen Penting Ikut Musnah
Polres Halsel Gelar Upacara Peringatan Hari Juang Polri
Di Tengah Isu Referendum Maluku Utara, Boki Nita Serukan Persatuan Dan Pelestarian Adat
Bupati Bassam Kasuba Buka Festival Sepak Bola Anak Merdeka Di Stadion GBK Halsel 
Kadis Mangkir Di Saat RDP, Komisi III DPRD Halsel Usir Perwakilan Dinas Pariwisata
Excavator PT Intim Kara Melintas Di Jalan Umum, Warga Soroti Keselamatan Dan Potensi Kerusakan Jalan

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 05:47

Pemda Halbar Respon Cepat Masalah Sengketa Lahan Di Tosoa

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 12:11

Kebakaran Hanguskan Rumah Warga Di Desa Loleojaya, Pemdes Salurkan Bantuan

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 11:55

Rumah Din dan Sarni Di Loleojaya Ludes Terbakar, Harta Benda dan Dokumen Penting Ikut Musnah

Jumat, 21 Agustus 2026 - 13:36

Polres Halsel Gelar Upacara Peringatan Hari Juang Polri

Jumat, 21 Agustus 2026 - 10:11

Di Tengah Isu Referendum Maluku Utara, Boki Nita Serukan Persatuan Dan Pelestarian Adat

Berita Terbaru

BacaPost.Com

Pemda Halbar Respon Cepat Masalah Sengketa Lahan Di Tosoa

Minggu, 23 Agu 2026 - 05:47

BacaPost.Com

Polres Halsel Gelar Upacara Peringatan Hari Juang Polri

Jumat, 21 Agu 2026 - 13:36