Melalui program Harita Peduli, Harita Nickel menyalurkan bantuan logistik bahan bangunan kepada korban bencana banjir di Desa Yaba, Kecamatan Bacan Barat, Kabupaten Halmahera Selatan. Desa Yaba merupakan salah satu wilayah yang terdampak banjir pada akhir Januari 2026 lalu.
Bantuan yang disalurkan berupa 400 sak semen dan 150 lembar seng. Material tersebut diantar langsung ke Desa Yaba dan diterima oleh Kepala Desa Yaba, Meyer Repe, bersama masyarakat terdampak. Penyaluran bantuan dilakukan dalam dua tahap, yakni pada 8 dan 9 Februari 2026.
Kepala Desa Yaba, Meyer Repe, menyampaikan bahwa bantuan dari Harita Nickel sangat membantu warga yang rumahnya mengalami kerusakan akibat banjir.(09/02/2026)
“Bantuan ini sangat bermanfaat bagi warga Desa Yaba yang terdampak. Kami akan memanfaatkannya untuk memperbaiki rumah warga yang rusak serta fasilitas umum. Sebagai kepala desa, saya akan berkoordinasi dengan BPD agar bantuan ini digunakan dengan baik dan tepat sasaran,” ujarnya.
Ia juga mewakili Pemerintah Desa dan seluruh masyarakat Yaba menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Harita Nickel atas kepedulian yang diberikan.
“Bantuan material bangunan ini sangat membantu kami, termasuk untuk memperbaiki talud aliran sungai yang menjadi salah satu sumber persoalan banjir. Perhatian dan kepedulian Harita Nickel kami anggap luar biasa. Atas nama seluruh warga Desa Yaba, kami menyampaikan terima kasih,” tambahnya.
Sementara itu, Yohan Galela, salah satu warga yang rumahnya mengalami kerusakan cukup berat, mengaku bersyukur atas bantuan tersebut.
“Bantuan ini sangat membantu kami yang terdampak banjir. Semen dan seng ini akan kami manfaatkan sebaik mungkin untuk memperbaiki rumah. Terima kasih kepada Harita Nickel atas kepeduliannya,” ucapnya.
Hal senada disampaikan Kres Bidoro dan Silas Sahepea. Keduanya mengaku bantuan bahan bangunan sangat dibutuhkan karena sebelumnya bantuan yang diterima mayoritas berupa bahan pokok.
“Sejak banjir, bantuan yang datang kebanyakan dalam bentuk sembako. Baru kali ini ada bantuan berupa bahan bangunan. Ini sangat membantu kami memperbaiki pondasi dan dinding rumah yang rusak. Terima kasih kepada Harita Nickel,” tutur keduanya.
Diketahui, banjir yang terjadi pada 21 Januari 2026 mengakibatkan enam rumah mengalami rusak berat, tiga rumah rusak ringan, satu gereja rusak ringan, serta memutus akses jalan setapak di Desa Yaba.



















