Fasilitas RSUD Labuha Dikecam, Keluarga Pasien Soroti Kondisi Memprihatinkan

Rabu, 8 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi fasilitas di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Labuha menuai kecaman keras dari keluarga pasien. Sarana yang seharusnya menunjang keselamatan dan kenyamanan justru dinilai jauh dari kata layak.

Keluhan mencuat setelah keluarga pasien menemukan kondisi tempat tidur yang rusak parah. Alas tempat tidur terlihat robek, mengelupas, hingga memperlihatkan busa di dalamnya. Situasi ini dinilai bukan hanya mengganggu kenyamanan, tetapi juga berpotensi membahayakan pasien yang tengah menjalani perawatan.

Tak hanya itu, persoalan fasilitas lain turut disoroti, terutama terkait ketiadaan toilet (WC) di dalam ruang ICU. Padahal, ruang ICU yang luas seharusnya dilengkapi fasilitas dasar yang memadai. Keluarga pasien mengaku kesulitan ketika harus buang air, karena harus keluar ruangan dalam kondisi darurat, termasuk bagi pasien yang sedang sakit parah.

Baca Juga:  Diskoperindag Halsel Pastikan Sembako dan BBM Subsidi Aman Jelang Ramadan

“Kami sangat kecewa. Ini rumah sakit, bukan tempat seadanya. Fasilitas seperti ini sangat tidak layak, apalagi menyangkut keselamatan pasien,” tegas salah satu anggota keluarga pasien inisial SRT. (08/04/2026)

Ia menilai kondisi tersebut mencerminkan buruknya standar pelayanan kesehatan di fasilitas milik pemerintah daerah. Menurutnya, pembiaran terhadap fasilitas rusak menunjukkan lemahnya pengawasan dan minimnya perhatian terhadap kualitas layanan.

Keluarga pasien mendesak manajemen RSUD Labuha untuk segera bertindak cepat melakukan perbaikan menyeluruh. Selain itu, mereka juga meminta pemerintah daerah melalui dinas terkait turun tangan melakukan evaluasi serius terhadap kondisi sarana dan prasarana rumah sakit.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak RSUD Labuha belum memberikan tanggapan resmi atas berbagai keluhan yang disampaikan.

Baca Juga:  Proyek Pembangunan RS Pratama Makian: Dua Perusahaan Kerjakan Paket, Progres Capai 70 Persen

Masyarakat pun berharap ada langkah tegas dari pihak berwenang agar kondisi memprihatinkan ini tidak terus berlarut, serta pelayanan kesehatan di RSUD Labuha dapat segera dibenahi demi keselamatan dan hak pasien.(Red/Pandi)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Barisan Muda Makayoa Halsel Tolak Pembentukan Panitia Musyawarah Ke-III Di Ternate 
Pekan Depan Jailolo Street Coffee Bakal Hadir, GENPI Halbar Dorong Wajah Baru Pusat Kota
Warga Minta Bupati Halsel Dan Kadis DPMD Berkantor Di Kantor Desa Laigoma
Tak Perlu Lagi Berobat Jauh, Kehadiran Pustu Soligi dan Kawasi Dekatkan Akses Medis Warga Obi 
Diduga Tak Mampu Selesaikan Polemik, Iksan Kaleserang Pilih Laporkan Tiga Wartawan Anggota PWI
Sekdes Kusubibi Diduga Terseret Kasus TPPU, Polres dan Kejari Halsel Diminta Turun Tangan
Pemda Halsel Alokasikan Bansos Untuk Masyarakat Kurang Mampu Dan Biaya Akhir Studi Mahasiswa 
Kepala Desa Laigoma Samsul Marwa Diduga Jarang Berkantor, Warga Palang Kantor Desa

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 18:57

Barisan Muda Makayoa Halsel Tolak Pembentukan Panitia Musyawarah Ke-III Di Ternate 

Jumat, 9 Oktober 2026 - 12:39

Pekan Depan Jailolo Street Coffee Bakal Hadir, GENPI Halbar Dorong Wajah Baru Pusat Kota

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:56

Warga Minta Bupati Halsel Dan Kadis DPMD Berkantor Di Kantor Desa Laigoma

Kamis, 8 Oktober 2026 - 07:53

Tak Perlu Lagi Berobat Jauh, Kehadiran Pustu Soligi dan Kawasi Dekatkan Akses Medis Warga Obi 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 16:20

Diduga Tak Mampu Selesaikan Polemik, Iksan Kaleserang Pilih Laporkan Tiga Wartawan Anggota PWI

Berita Terbaru