Halsel — BacaPost.Com. Suasana di Desa Busua, Kecamatan Kayoa Barat, Kabupaten Halmahera Selatan, sempat memanas pada Jumat (31/10/2025) setelah dua orang warga mendatangi kantor desa dan menempel baliho berisi penolakan terhadap Pejabat Kepala Desa (Pj Kades) Busua yang baru ditunjuk oleh Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, aksi tersebut dilakukan oleh sekelompok kecil warga yang menolak pengangkatan Udin Ahmad sebagai Pj Kades Busua dengan alasan penunjukan itu tidak mewakili aspirasi masyarakat.
Namun, aksi itu langsung menuai tanggapan dari warga lainnya. Salah satu tokoh pemuda Busua, Fardu, menyebut tindakan tersebut bersifat provokatif dan tidak mencerminkan suara mayoritas masyarakat.
“Yang datang hanya dua orang, tapi mereka berteriak membawa nama masyarakat. Padahal masyarakat Busua secara umum menerima pejabat kepala desa yang baru,” ujarnya, Jumat (31/10/2025).

Fardu menegaskan, masyarakat justru berterima kasih kepada Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Halmahera Selatan yang dinilai bijak mengambil langkah pergantian kepala desa.
“Kami mengapresiasi DPMD Halsel yang telah memberhentikan Kepala Desa sebelumnya, Andi Hairudin, yang diduga menyalahi penggunaan dana desa, dan menunjuk Udin Ahmad sebagai pejabat kepala desa,” tambahnya.
Ia menekankan bahwa mayoritas masyarakat Busua mendukung penuh kebijakan pemerintah daerah tersebut.
“Yang menolak hanya segelintir orang yang selama ini justru meresahkan dan merugikan masyarakat desa,” tegas Fardu.
(Red)



















