“Tali Pandara Putus” Cerita tentang Harapan yang Tersisa di Gerbang Sekolah

Jumat, 17 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi

Ilustrasi

Langit Ternate sore itu menggantung mendung. Langkah Ishak Mursid, S.Pd. terasa berat ketika menapaki anak tangga menuju ruang pertemuan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Maluku Utara. Di sampingnya, Ketua Komite SMA Negeri 20 Halmahera Selatan, yang juga Sekretaris Desa Indari, berjalan dalam diam.

Mereka datang membawa secarik harapan bukan sekadar berkas harap agar Ishak diberi kesempatan kembali memimpin sekolah yang pernah menjadi bagian dari hidup dan pengabdiannya, Jumat, 17 Oktober 2025

Namun di balik pintu itu, kenyataan berkata lain. Keputusan telah bulat: jabatan Kepala SMA Negeri 20 Halsel resmi dipegang oleh Rusmini Hasan, S.Pd. sebagai Pelaksana Tugas (Plt). Seketika, harapan yang dirajut dengan keyakinan itu terurai pelan tali pandara yang dulu kokoh antara pengabdian dan kepercayaan, kini putus di simpul birokrasi.

Baca Juga:  PP GMKI Desak Polda Malut Transparan, Soroti Pelaporan Aktivis Usai Kritik RSUD Jailolo

Bagi sebagian orang, pergantian kepala sekolah hanyalah rutinitas administrasi. Namun bagi Ishak, sekolah itu adalah hidupnya. Di sana ia menanam waktu, tenaga, dan cita-cita. Ia tak sekadar kehilangan jabatan ia kehilangan tempat berpijak di panggung pengabdian yang selama ini ia bangun sendiri.

Tetapi sejarah tak bisa dihapus dengan harapan. Sederet pelanggaran di masa kepemimpinannya masih membekas: dugaan pungutan liar, manipulasi data siswa fiktif, tunggakan gaji tenaga OPS, keterlambatan pembayaran honor lima tenaga lepas, hingga temuan penyalahgunaan Dana BOSP. Catatan-catatan itu menjadi jejak yang seharusnya direnungkan bukan disangkal. Sebab pengabdian sejati tak pernah lepas dari tanggung jawab.

Di sisi lain, pergantian kepemimpinan ini membuka lembaran baru. Rusmini Hasan, sang Plt kepala sekolah, datang membawa semangat pembenahan: menata ulang administrasi, memulihkan komunikasi antara guru dan orang tua, serta mengembalikan fokus sekolah pada mutu pembelajaran. Namun perubahan, seperti biasa, tak datang tanpa riak. Sebagian pihak masih terjebak dalam bayang kesetiaan lama sulit menerima kenyataan baru.

Baca Juga:  Ketua Pemuda Busua Resmi Dilantik, Camat Kayoa Barat Tekankan Peran Strategis Pemuda

“Kalau setiap pergantian kepala sekolah menjadi panggung tarik-menarik kepentingan, yang paling dirugikan itu siswa,” ujar Capodo Van Gaal dengan nada prihatin.

“Sekolah bukan tempat mempertahankan ego, tapi ruang untuk menumbuhkan masa depan.”

Kini, setelah semua keputusan diambil, tali pandara itu benar-benar putus. Yang tersisa hanyalah kenangan tentang seorang kepala sekolah yang pernah menaruh harap pada ruang kelas yang kini tak lagi ia pimpin.

Namun dari perpisahan itu, terselip satu pelajaran berharga: bahwa pengabdian sejati seorang pendidik tak diukur dari jabatan, melainkan dari jejak kebaikan yang tertinggal di hati murid dan rekan sejawatnya.

Dan di halaman SMA Negeri 20 Halsel yang tenang menjelang sore, angin membawa pesan lirih: bahwa setiap tali yang putus mungkin tak bisa disambung kembali, namun dari ujungnya, selalu ada ruang untuk menumbuhkan ikatan baru selama yang tersisa adalah niat tulus untuk mendidik, melayani, dan memperbaiki.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Kebakaran Hanguskan Rumah Warga Di Desa Loleojaya, Pemdes Salurkan Bantuan
Rumah Din dan Sarni Di Loleojaya Ludes Terbakar, Harta Benda dan Dokumen Penting Ikut Musnah
Polres Halsel Gelar Upacara Peringatan Hari Juang Polri
Di Tengah Isu Referendum Maluku Utara, Boki Nita Serukan Persatuan Dan Pelestarian Adat
Bupati Bassam Kasuba Buka Festival Sepak Bola Anak Merdeka Di Stadion GBK Halsel 
Kadis Mangkir Di Saat RDP, Komisi III DPRD Halsel Usir Perwakilan Dinas Pariwisata
Excavator PT Intim Kara Melintas Di Jalan Umum, Warga Soroti Keselamatan Dan Potensi Kerusakan Jalan
Bawaslu Halsel Perkuat Pencegahan Pemilu, Demokrat Diajak Pahami Aturan Terbaru

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 12:11

Kebakaran Hanguskan Rumah Warga Di Desa Loleojaya, Pemdes Salurkan Bantuan

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 11:55

Rumah Din dan Sarni Di Loleojaya Ludes Terbakar, Harta Benda dan Dokumen Penting Ikut Musnah

Jumat, 21 Agustus 2026 - 13:36

Polres Halsel Gelar Upacara Peringatan Hari Juang Polri

Jumat, 21 Agustus 2026 - 10:11

Di Tengah Isu Referendum Maluku Utara, Boki Nita Serukan Persatuan Dan Pelestarian Adat

Jumat, 21 Agustus 2026 - 02:30

Bupati Bassam Kasuba Buka Festival Sepak Bola Anak Merdeka Di Stadion GBK Halsel 

Berita Terbaru

BacaPost.Com

Polres Halsel Gelar Upacara Peringatan Hari Juang Polri

Jumat, 21 Agu 2026 - 13:36