Simbol Hukum Dilecehkan, Formapas Desak Polda Malut Periksa Kapolres Halsel

Rabu, 8 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekretaris Bidang Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Formapas Malut : Alfian Sangaji

Sekretaris Bidang Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Formapas Malut : Alfian Sangaji

Sorotan tajam kembali mengarah ke aparat penegak hukum di Halmahera Selatan. Forum Mahasiswa Pascasarjana (Formapas) Maluku Utara secara terbuka menilai penanganan pertambangan emas tanpa izin (PETI) di Desa Kubung, Kecamatan Bacan Selatan, sarat kejanggalan dan diduga hanya sebatas formalitas.

Sekretaris Bidang Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Formapas Malut, Alfian Sangaji, menyebut pemasangan garis polisi (police line) oleh Polres Halmahera Selatan tidak lebih dari “aksi simbolik” tanpa pengawasan dan penindakan nyata di lapangan.

“Police line dipasang, tapi tambang ilegal tetap jalan. Ini bukan penegakan hukum, ini sekadar formalitas,” tegas Alfian. (08/04/2026)

Fakta di lapangan, kata dia, justru menunjukkan aktivitas tambang ilegal tetap berlangsung bebas, bahkan di lokasi yang sebelumnya telah disegel aparat.

Baca Juga:  Bupati Hadiri Peletakan Batu Pertama Sekretariat HMI Cabang Bacan

Yang lebih memprihatinkan, simbol hukum tersebut diduga dipermainkan. Bekas garis polisi yang seharusnya menjadi tanda larangan keras justru dimanfaatkan oleh penambang untuk kepentingan operasional.

“Ini bukan sekadar pelanggaran, ini pelecehan terhadap hukum. Police line dipakai ikat terpal. Artinya apa? Hukum tidak lagi ditakuti,” ujarnya geram.

Alfian menilai kondisi ini mencerminkan lemahnya pengawasan, bahkan mengarah pada dugaan pembiaran oleh aparat. Ia

memperingatkan, jika situasi ini terus dibiarkan, maka kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum akan runtuh.

“Kalau hukum hanya jadi pajangan, jangan salahkan publik kalau mulai tidak percaya. Ini berbahaya bagi wibawa negara,” katanya.

Atas kondisi tersebut, Formapas Maluku Utara mendesak Kepolisian Daerah (Polda) Maluku Utara untuk turun tangan melakukan evaluasi menyeluruh, termasuk memeriksa Kapolres Halmahera Selatan.

Baca Juga:  Pemkab Halsel Tegaskan Aturan Pakaian Dinas, Minta OPD Percepat Tindak Lanjut Temuan BPK

“Kami minta Polda Malut tidak tutup mata. Periksa Kapolres, evaluasi total. Harus ada tindakan tegas, transparan, dan menyeluruh. Jangan sampai muncul dugaan adanya ‘main mata’,” tegas Alfian.

Ia juga menyoroti bahwa aktivitas PETI di sejumlah titik di Halmahera Selatan masih terus berlangsung meski sebelumnya telah dilakukan penutupan oleh aparat, memperkuat dugaan lemahnya penegakan hukum di lapangan.

Formapas memastikan tidak akan tinggal diam. Mereka berkomitmen terus mengawal kasus ini hingga ada tindakan nyata dari aparat penegak hukum.

“Kami akan terus bersuara. Ini soal marwah hukum, lingkungan, dan masa depan daerah. Negara tidak boleh kalah oleh tambang ilegal,” pungkasnya.(Red/Pandi)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Kebakaran Hanguskan Rumah Warga Di Desa Loleojaya, Pemdes Salurkan Bantuan
Rumah Din dan Sarni Di Loleojaya Ludes Terbakar, Harta Benda dan Dokumen Penting Ikut Musnah
Polres Halsel Gelar Upacara Peringatan Hari Juang Polri
Di Tengah Isu Referendum Maluku Utara, Boki Nita Serukan Persatuan Dan Pelestarian Adat
Bupati Bassam Kasuba Buka Festival Sepak Bola Anak Merdeka Di Stadion GBK Halsel 
Kadis Mangkir Di Saat RDP, Komisi III DPRD Halsel Usir Perwakilan Dinas Pariwisata
Excavator PT Intim Kara Melintas Di Jalan Umum, Warga Soroti Keselamatan Dan Potensi Kerusakan Jalan
Bawaslu Halsel Perkuat Pencegahan Pemilu, Demokrat Diajak Pahami Aturan Terbaru

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 12:11

Kebakaran Hanguskan Rumah Warga Di Desa Loleojaya, Pemdes Salurkan Bantuan

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 11:55

Rumah Din dan Sarni Di Loleojaya Ludes Terbakar, Harta Benda dan Dokumen Penting Ikut Musnah

Jumat, 21 Agustus 2026 - 13:36

Polres Halsel Gelar Upacara Peringatan Hari Juang Polri

Jumat, 21 Agustus 2026 - 10:11

Di Tengah Isu Referendum Maluku Utara, Boki Nita Serukan Persatuan Dan Pelestarian Adat

Jumat, 21 Agustus 2026 - 02:30

Bupati Bassam Kasuba Buka Festival Sepak Bola Anak Merdeka Di Stadion GBK Halsel 

Berita Terbaru

BacaPost.Com

Polres Halsel Gelar Upacara Peringatan Hari Juang Polri

Jumat, 21 Agu 2026 - 13:36