Kuota Haji Maluku Utara 2026 Dipangkas, Halsel Hanya Dapat 7 Kursi Namun Baru 1 Jamaah Siap Berangkat

Senin, 24 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Halsel — BacaPost.com, Kuota haji Provinsi Maluku Utara pada tahun 2026 mengalami penurunan signifikan setelah adanya perubahan mekanisme dari pemerintah Arab Saudi. Pergeseran kewenangan dari Kementerian Agama RI ke Kementerian Haji Arab Saudi membuat sistem alokasi kuota kini ditentukan langsung melalui sistem internasional.

Total kuota yang sebelumnya lebih dari 1.000 jamaah kini turun menjadi 785 orang, termasuk 4 petugas haji dan 39 jamaah lanjut usia prioritas.

Kepala Seksi Haji dan Umrah Kemenag Halmahera Selatan, Jauhari S. Tawarib, saat ditemui di ruang kerjanya, (24/11/2025), mengatakan bahwa perubahan ini berdampak pada seluruh kabupaten/kota di Maluku Utara, termasuk Halmahera Selatan yang tahun ini hanya memperoleh 7 kuota reguler.

Baca Juga:  Warga Kawasi Nilai Narasi WALHI Malut Merendahkan Martabat Masyarakat

“Dulu kuota Maluku Utara berkisar 198 jamaah. Tahun 2025 turun menjadi 180, dan dalam sistem baru tahun 2026 hanya menjadi 785 untuk provinsi,” jelas Jauhari.

Dari tujuh nama yang tercatat dalam sistem, sebagian besar masih terkendala berbagai faktor. Rinciannya sebagai berikut:

3 jamaah telah meninggal dunia, 2 jamaah berhalangan karena kondisi kesehatan, 1 jamaah terkendala pelunasan biaya, 1 jamaah dinyatakan siap berangkat

Dengan kondisi tersebut, Halmahera Selatan saat ini hanya memiliki satu calon jamaah yang memenuhi persyaratan keberangkatan.

Jauhari menjelaskan pihaknya telah melakukan koordinasi dengan pemerintah provinsi dan Pemkab Halmahera Selatan untuk mencari solusi atas sisa kuota yang tidak terisi.

“Kami sudah laporkan ke provinsi dan juga ke Bupati. Rapat juga sudah dilakukan bersama bendahara untuk membahas langkah penyelesaian kuota ini,” ungkapnya.

Baca Juga:  Hadiri HPN 2026 Di Banten, Bassam Kasuba Tegaskan Peran Strategis Pers Tangkal Hoaks

Namun, perubahan sistem baru membuat penggantian jamaah yang meninggal atau berhalangan tidak bisa dilakukan secara otomatis seperti sebelumnya.

Selain pemangkasan kuota, masalah teknis juga turut muncul pada penggunaan SISKOHAT (Sistem Komputerisasi Haji Terpadu) yang kini terhubung langsung dengan sistem haji internasional milik Arab Saudi, sehingga perubahan data membutuhkan verifikasi lintas negara. Pungkasnya

(Red)

 

 

 

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Pemda Halbar Respon Cepat Masalah Sengketa Lahan Di Tosoa
Kebakaran Hanguskan Rumah Warga Di Desa Loleojaya, Pemdes Salurkan Bantuan
Rumah Din dan Sarni Di Loleojaya Ludes Terbakar, Harta Benda dan Dokumen Penting Ikut Musnah
Polres Halsel Gelar Upacara Peringatan Hari Juang Polri
Di Tengah Isu Referendum Maluku Utara, Boki Nita Serukan Persatuan Dan Pelestarian Adat
Bupati Bassam Kasuba Buka Festival Sepak Bola Anak Merdeka Di Stadion GBK Halsel 
Kadis Mangkir Di Saat RDP, Komisi III DPRD Halsel Usir Perwakilan Dinas Pariwisata
Excavator PT Intim Kara Melintas Di Jalan Umum, Warga Soroti Keselamatan Dan Potensi Kerusakan Jalan

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 05:47

Pemda Halbar Respon Cepat Masalah Sengketa Lahan Di Tosoa

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 12:11

Kebakaran Hanguskan Rumah Warga Di Desa Loleojaya, Pemdes Salurkan Bantuan

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 11:55

Rumah Din dan Sarni Di Loleojaya Ludes Terbakar, Harta Benda dan Dokumen Penting Ikut Musnah

Jumat, 21 Agustus 2026 - 13:36

Polres Halsel Gelar Upacara Peringatan Hari Juang Polri

Jumat, 21 Agustus 2026 - 10:11

Di Tengah Isu Referendum Maluku Utara, Boki Nita Serukan Persatuan Dan Pelestarian Adat

Berita Terbaru

BacaPost.Com

Pemda Halbar Respon Cepat Masalah Sengketa Lahan Di Tosoa

Minggu, 23 Agu 2026 - 05:47

BacaPost.Com

Polres Halsel Gelar Upacara Peringatan Hari Juang Polri

Jumat, 21 Agu 2026 - 13:36