Halsel — BacaPost.Com, Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Halmahera Selatan merilis data sebaran infrastruktur tower telekomunikasi yang tersebar di 30 kecamatan. Data tersebut dihimpun melalui Sekretaris Dinas Kominfo Halmahera Selatan, Iskadar Alam,(26/1/2026).
Berdasarkan data tersebut, Kecamatan Bacan dan Pulau Makian menjadi wilayah dengan jumlah tower terbanyak, masing-masing sebanyak 15 tower. Di Kecamatan Bacan, tower terdiri dari milik Telkomsel, Indosat, BAKTI–XL, serta tower imbas. Sementara di Pulau Makian, seluruh tower merupakan hasil pembangunan BAKTI–Telkomsel.
Untuk wilayah Bacan Raya, sebaran tower meliputi beberapa kecamatan, yakni Bacan Selatan dengan 10 tower, Bacan Barat 8 tower, Bacan Barat Utara 8 tower, Bacan Timur 11 tower, Bacan Timur Selatan 7 tower, serta Bacan Timur Tengah 7 tower.
Di wilayah kepulauan, Kecamatan Kayoa tercatat memiliki 14 tower, Kayoa Selatan 7 tower, Kayoa Utara 6 tower, dan Kayoa Barat 4 tower. Dari jumlah tersebut, satu tower di Kayoa Barat dilaporkan dalam kondisi roboh. Sementara Kecamatan Kepulauan Botang Lomang memiliki 8 tower.
Adapun Kecamatan Kasiruta Barat tercatat memiliki 11 tower dan Kasiruta Timur 8 tower. Kecamatan Mandioli Selatan memiliki 7 tower, sementara Mandioli Utara tercatat sebanyak 6 tower.
Untuk wilayah Gane, sebaran tower meliputi Kecamatan Gane Barat dengan 11 tower, Gane Barat Utara 12 tower, Gane Timur Selatan 11 tower, Gane Timur Tengah 8 tower, serta satu wilayah Gane Timur Selatan lainnya dengan 6 tower. Kecamatan Kepulauan Joronga tercatat memiliki 6 tower.
Sementara di wilayah Obi, Kecamatan Obi memiliki 9 tower, Obi Barat 6 tower, Obi Utara 7 tower, Obi Selatan 8 tower, serta Obi Timur 4 tower.
Iskadar menjelaskan, mayoritas tower telekomunikasi di Kabupaten Halmahera Selatan merupakan hasil pembangunan melalui program BAKTI Kominfo yang bekerja sama dengan operator Telkomsel dan XL, disertai tower milik operator serta tower imbas.
“Dengan sebaran tower di 30 kecamatan ini, diharapkan layanan komunikasi dan akses internet masyarakat terus meningkat, khususnya di wilayah terpencil dan kepulauan,” ujarnya.
Ia menambahkan, Dinas Kominfo Halmahera Selatan akan terus melakukan pendataan, pemantauan, serta koordinasi dengan operator guna memastikan infrastruktur telekomunikasi berfungsi optimal dalam mendukung pelayanan publik dan pembangunan daerah. (Red/Pandi)



















