Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) Cabang Ternate Koordinator Provinsi Maluku Utara resmi melantik Farid Husen, S.E. sebagai Ketua ISEI Komisariat Halmahera Selatan beserta jajaran pengurus periode terbaru. Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan Seminar Nasional bertema “Penguatan Ekonomi Agromaritim dan Pembangunan Wilayah Kepulauan Berkelanjutan”.
Acara yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Halmahera Selatan ke-23 ini dihadiri langsung oleh Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Republik Indonesia, Dr. Amalia Adininggar Widyasanti, S.T., M.Si., M.Eng., Ph.D., yang bertindak sebagai keynote speaker sekaligus melantik pengurus baru ISEI Halsel.
Dalam sambutannya, Amalia menegaskan pentingnya penguatan sektor agromaritim sebagai fondasi pembangunan ekonomi di daerah kepulauan. Menurutnya, potensi sumber daya alam yang dimiliki Maluku Utara perlu didukung dengan data yang akurat, perencanaan yang matang, serta kolaborasi lintas sektor guna mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan.
Kegiatan tersebut secara resmi dibuka oleh Wakil Bupati Halmahera Selatan, Helmi Umar Muchsin, S.E., M.Si. Ia mengapresiasi pelaksanaan seminar sebagai wadah untuk menghimpun gagasan dan rekomendasi strategis dalam memperkuat sektor agromaritim serta pembangunan wilayah kepulauan.
Seminar nasional menghadirkan sejumlah narasumber dari Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), kalangan akademisi, dan sektor industri. Berbagai isu strategis dibahas, mulai dari pengembangan ekonomi berbasis sumber daya lokal, akses pembiayaan, tanggung jawab sosial perusahaan, hingga pembangunan wilayah kepulauan yang berkelanjutan.
Ketua ISEI Maluku Utara, Prof. Dr. Rusman Suleman, menyampaikan bahwa pembentukan Komisariat ISEI Halmahera Selatan merupakan langkah strategis untuk memperkuat kontribusi organisasi dalam mendukung pembangunan daerah melalui pemikiran akademis dan rekomendasi kebijakan yang konstruktif.
Melalui pelantikan pengurus baru dan penyelenggaraan seminar nasional tersebut, ISEI Maluku Utara menegaskan komitmennya untuk terus menjadi mitra strategis pemerintah dalam mendorong pembangunan ekonomi yang inklusif, berkelanjutan, dan berbasis potensi daerah.(Red/Pandi)



















