HMI Cabang Bacan Akan Gelar Aksi, Sebut Bupati Halsel Takut Copot Kades Kaputusan

Rabu, 29 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Bidang SDA-LH HMI Cabang Bacan, Afrizal Kasim

Ketua Bidang SDA-LH HMI Cabang Bacan, Afrizal Kasim

Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Bacan melalui Bidang Sumber Daya Alam dan Lingkungan Hidup (SDA-LH) kembali melontarkan kritik tajam terhadap Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan.(29/04/2026)

Organisasi tersebut menyatakan akan menggelar aksi sebagai bentuk protes atas sikap Bupati Halmahera Selatan yang dinilai belum mengambil langkah tegas terkait dugaan keterlibatan Kepala Desa Kaputusan, Milka Dadana, dalam aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI).

Ketua Bidang SDA-LH HMI Cabang Bacan, Afrizal Kasim, menyebut lambannya respons pemerintah daerah memunculkan kesan bahwa Bupati takut mengambil keputusan untuk mencopot kepala desa yang bersangkutan.

“Jika memang terbukti terlibat, tidak ada alasan untuk mempertahankan jabatan tersebut. Jangan sampai publik menilai Bupati takut bertindak,” tegasnya.

Baca Juga:  Kapolsek Ibu Imbau Warga Waspadai Potensi Kebakaran Lahan

HMI menilai, dugaan keterlibatan oknum kepala desa dalam aktivitas ilegal merupakan bentuk pengkhianatan terhadap amanah jabatan, serta berpotensi merusak lingkungan dan mengancam keselamatan masyarakat.

Selain itu, mereka juga menyoroti dampak serius dari aktivitas PETI yang dinilai semakin meluas, seperti kerusakan hutan, pencemaran sungai, hingga potensi konflik sosial di tengah masyarakat.

HMI Cabang Bacan menegaskan, kepala desa seharusnya menjadi garda terdepan dalam menjaga wilayah dari aktivitas ilegal, bukan justru diduga ikut terlibat.

Mereka pun memberikan ultimatum kepada Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan agar segera mengambil tindakan tegas. Jika tidak, aksi besar-besaran akan dilakukan dalam waktu dekat.

“Aksi ini adalah bentuk komitmen kami untuk mengawal persoalan ini hingga ada kejelasan dan keadilan bagi masyarakat,” tutup Afrizal.(Red/Pandi)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Diduga Tak Mampu Selesaikan Polemik, Iksan Kaleserang Pilih Laporkan Tiga Wartawan Anggota PWI
Sekdes Kusubibi Diduga Terseret Kasus TPPU, Polres dan Kejari Halsel Diminta Turun Tangan
Pemda Halsel Alokasikan Bansos Untuk Masyarakat Kurang Mampu Dan Biaya Akhir Studi Mahasiswa 
Kepala Desa Laigoma Samsul Marwa Diduga Jarang Berkantor, Warga Palang Kantor Desa
Kapolda Malut Batal Kunker ke Halsel, Ini Alasannya 
Polsek Jailolo Selatan Kawal Aksi Warga Tolak Pemberhentian Kades Sidangoli Dehe
Bupati Halsel Tegaskan RDTR Harus Beri Kepastian Hukum Bagi Investasi Dan Jaga Lingkungan
Miras Dinilai Picu Gangguan Kamtibmas, Polres Halbar Siapkan Razia Masif

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 16:20

Diduga Tak Mampu Selesaikan Polemik, Iksan Kaleserang Pilih Laporkan Tiga Wartawan Anggota PWI

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:16

Sekdes Kusubibi Diduga Terseret Kasus TPPU, Polres dan Kejari Halsel Diminta Turun Tangan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:19

Pemda Halsel Alokasikan Bansos Untuk Masyarakat Kurang Mampu Dan Biaya Akhir Studi Mahasiswa 

Selasa, 6 Oktober 2026 - 09:11

Kepala Desa Laigoma Samsul Marwa Diduga Jarang Berkantor, Warga Palang Kantor Desa

Selasa, 6 Oktober 2026 - 08:39

Kapolda Malut Batal Kunker ke Halsel, Ini Alasannya 

Berita Terbaru

BacaPost.Com

Kapolda Malut Batal Kunker ke Halsel, Ini Alasannya 

Selasa, 6 Okt 2026 - 08:39