Expo K-13 Teknik Mesin Unkhair Angkat Inovasi Pemanfaatan Limbah Oli Bekas

Kamis, 18 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ternate — BacaPost.Com, Kumpulan Mahasiswa Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Khairun (Unkhair) Ternate menggelar Expo K-13 dengan mengangkat tema Pemanfaatan Limbah Oli Bekas sebagai Bahan Bakar Kompor Alternatif. (18/12/2025)

Kegiatan ini menjadi ruang edukasi, diskusi, dan inovasi terkait pengelolaan limbah berbahaya yang jumlahnya terus meningkat seiring pertumbuhan kendaraan bermotor.

Expo K-13 menghadirkan tiga narasumber dari kalangan akademisi, praktisi lingkungan, dan mahasiswa. Narasumber pertama yakni Syarif Tjan, Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Ternate. Narasumber kedua Rudi Hartono, S.T., M.Ling, serta mahasiswa Teknik Mesin Unkhair Amar Asriyanto U. Sau. Diskusi dipandu oleh moderator Adit F. Adam A.R.

Dalam pemaparannya, Syarif Tjan menegaskan bahwa oli bekas merupakan limbah B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun) yang pengelolaannya tidak boleh dilakukan secara sembarangan. Ia menekankan bahwa setiap upaya pemanfaatan limbah harus berangkat dari prinsip inovasi yang adil bagi manusia dan lingkungan.

Baca Juga:  Diduga Melanggar Aturan, SEMAHABAR Tantang Ketegasan Polres Halbar Hentikan Pembangunan Di PT. Geodipa

“Jumlah kendaraan saat ini bahkan lebih banyak dibanding jumlah manusia. Dampaknya, produksi oli bekas sangat tinggi. Di Kota Ternate saja, volume oli bekas bisa mencapai sekitar 260 ribu liter per bulan. Pertanyaannya, mau dikemanakan limbah sebanyak itu?” ujarnya.

Menurut Syarif, pengelolaan oli bekas wajib dilakukan oleh pihak yang memiliki izin dan sertifikasi resmi. Jika tidak dikelola dengan benar, limbah tersebut berpotensi mencemari udara, tanah, dan sumber air, serta berdampak langsung pada kesehatan masyarakat.

Ia juga memaparkan berbagai inovasi pengelolaan lingkungan yang telah didorong DLH Kota Ternate, seperti pembangunan rumah maggot, pemanfaatan sampah plastik menjadi paving blok, pengembangan briket sebagai pengganti minyak tanah, hingga inovasi berbasis regulasi lingkungan. Selain itu, terdapat pula pengelolaan depot transfer sampah serta pemanfaatan limbah kategori LP3, termasuk fly ash dan slag nikel dari aktivitas pertambangan.

Baca Juga:  Terancam 5 Tahun Penjara, Kuasa Hukum Sebut Penangguhan Penahanan Tersangka Pencurian Di Polsek Obi Janggal Dan Melawan Hukum

Sementara itu, mahasiswa Amar Asriyanto U. Sau memaparkan kajian teknis pemanfaatan oli bekas dari sudut pandang teknik mesin. Ia menjelaskan bahwa tidak semua oli bekas dapat langsung dibakar, karena memiliki karakteristik viskositas yang berbeda-beda.

“Jika oli bekas langsung dibakar tanpa proses daur ulang, dampaknya bisa berupa pencemaran udara, bau menyengat, dan pemborosan energi. Karena itu, tahapan awal yang wajib dilakukan adalah proses recycle, agar oli bekas dapat diolah menjadi bahan bakar yang lebih aman dan ramah lingkungan,” jelasnya.

Menurut Amar, oli bekas memiliki potensi untuk diolah menjadi bahan bakar setara solar. Namun demikian, masih diperlukan riset lanjutan guna memastikan tingkat efisiensi, keamanan, serta dampaknya terhadap lingkungan.

Baca Juga:  Proyek Jalan Labuha–Panamboang Rp11,9 Miliar Disidik, Nama Ali Dano Hasan DI Sorot

Melalui Expo K-13 ini, mahasiswa Teknik Mesin Unkhair berharap dapat mendorong kesadaran publik dan pemerintah agar lebih serius menangani persoalan limbah oli bekas, sekaligus membuka ruang bagi pengembangan energi alternatif berkelanjutan berbasis inovasi lokal.

 

(Red)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Pemda Halbar Respon Cepat Masalah Sengketa Lahan Di Tosoa
Kebakaran Hanguskan Rumah Warga Di Desa Loleojaya, Pemdes Salurkan Bantuan
Rumah Din dan Sarni Di Loleojaya Ludes Terbakar, Harta Benda dan Dokumen Penting Ikut Musnah
Polres Halsel Gelar Upacara Peringatan Hari Juang Polri
Di Tengah Isu Referendum Maluku Utara, Boki Nita Serukan Persatuan Dan Pelestarian Adat
Bupati Bassam Kasuba Buka Festival Sepak Bola Anak Merdeka Di Stadion GBK Halsel 
Kadis Mangkir Di Saat RDP, Komisi III DPRD Halsel Usir Perwakilan Dinas Pariwisata
Excavator PT Intim Kara Melintas Di Jalan Umum, Warga Soroti Keselamatan Dan Potensi Kerusakan Jalan

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 05:47

Pemda Halbar Respon Cepat Masalah Sengketa Lahan Di Tosoa

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 12:11

Kebakaran Hanguskan Rumah Warga Di Desa Loleojaya, Pemdes Salurkan Bantuan

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 11:55

Rumah Din dan Sarni Di Loleojaya Ludes Terbakar, Harta Benda dan Dokumen Penting Ikut Musnah

Jumat, 21 Agustus 2026 - 13:36

Polres Halsel Gelar Upacara Peringatan Hari Juang Polri

Jumat, 21 Agustus 2026 - 10:11

Di Tengah Isu Referendum Maluku Utara, Boki Nita Serukan Persatuan Dan Pelestarian Adat

Berita Terbaru

BacaPost.Com

Pemda Halbar Respon Cepat Masalah Sengketa Lahan Di Tosoa

Minggu, 23 Agu 2026 - 05:47

BacaPost.Com

Polres Halsel Gelar Upacara Peringatan Hari Juang Polri

Jumat, 21 Agu 2026 - 13:36