DPRD Halsel Akan Panggil Kepala BPPBJ Dan Politisi Terkait Dugaan Pengondisian Tender Proyek

Rabu, 1 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dugaan praktik pengondisian pemenang tender proyek di lingkungan Badan Pengelolaan Pengadaan Barang dan Jasa (BPPBJ) Kabupaten Halmahera Selatan kembali mencuat dan menjadi perhatian publik.

Informasi yang beredar menyebut adanya dugaan keterlibatan pihak tertentu dalam menentukan kontraktor pemenang proyek pemerintah sebelum seluruh tahapan pelelangan selesai dilaksanakan.

Sorotan mengarah kepada seorang politisi senior berinisial IK yang disebut-sebut memiliki pengaruh dalam proses pengadaan barang dan jasa di Kabupaten Halmahera Selatan.

Berdasarkan keterangan sumber yang meminta identitasnya dirahasiakan, sejumlah kontraktor pemenang tender diduga telah ditentukan sebelum proses pelelangan berlangsung secara penuh.

Menanggapi informasi tersebut, Anggota Komisi I DPRD Halmahera Selatan, Tamrin Hi Hasim, saat ditemui di kantor mengatakan pihaknya akan berkoordinasi dengan Ketua Komisi I DPRD untuk memanggil Kepala BPPBJ Halmahera Selatan, Muhammad Imron, serta politisi yang namanya dikaitkan dalam isu tersebut guna meminta klarifikasi.

Baca Juga:  LPP Tipikor Desak Usut Dugaan Penyalahgunaan Dana Desa Halsel, Laporan Dicabut Tak Hentikan Proses Hukum

“Saya akan berkoordinasi dengan Ketua Komisi I agar memanggil Kepala BPPBJ dan pihak yang disebut dalam informasi tersebut untuk dimintai keterangan. Persoalan ini menjadi atensi karena menyangkut proses pengadaan barang dan jasa yang harus berjalan secara transparan dan sesuai ketentuan,” ujar Tamrin. (30/06/2036)

Menurutnya, pemanggilan tersebut penting dilakukan agar DPRD memperoleh penjelasan langsung dari pihak-pihak terkait sekaligus memastikan tidak ada praktik yang bertentangan dengan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan persaingan usaha yang sehat dalam pelaksanaan tender proyek pemerintah.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Warga Minta Bupati Halsel Dan Kadis DPMD Berkantor Di Kantor Desa Laigoma
Tak Perlu Lagi Berobat Jauh, Kehadiran Pustu Soligi dan Kawasi Dekatkan Akses Medis Warga Obi 
Diduga Tak Mampu Selesaikan Polemik, Iksan Kaleserang Pilih Laporkan Tiga Wartawan Anggota PWI
Sekdes Kusubibi Diduga Terseret Kasus TPPU, Polres dan Kejari Halsel Diminta Turun Tangan
Pemda Halsel Alokasikan Bansos Untuk Masyarakat Kurang Mampu Dan Biaya Akhir Studi Mahasiswa 
Kepala Desa Laigoma Samsul Marwa Diduga Jarang Berkantor, Warga Palang Kantor Desa
Kapolda Malut Batal Kunker ke Halsel, Ini Alasannya 
Polsek Jailolo Selatan Kawal Aksi Warga Tolak Pemberhentian Kades Sidangoli Dehe

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:56

Warga Minta Bupati Halsel Dan Kadis DPMD Berkantor Di Kantor Desa Laigoma

Kamis, 8 Oktober 2026 - 07:53

Tak Perlu Lagi Berobat Jauh, Kehadiran Pustu Soligi dan Kawasi Dekatkan Akses Medis Warga Obi 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 16:20

Diduga Tak Mampu Selesaikan Polemik, Iksan Kaleserang Pilih Laporkan Tiga Wartawan Anggota PWI

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:16

Sekdes Kusubibi Diduga Terseret Kasus TPPU, Polres dan Kejari Halsel Diminta Turun Tangan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:19

Pemda Halsel Alokasikan Bansos Untuk Masyarakat Kurang Mampu Dan Biaya Akhir Studi Mahasiswa 

Berita Terbaru