Bupati Halmahera Barat (Halbar), James Uang, meminta seluruh pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) lebih aktif menjemput berbagai program pemerintah pusat melalui kementerian terkait untuk mendukung pembangunan daerah di tengah keterbatasan fiskal.
Hal tersebut disampaikan James Uang dalam sambutannya pada acara Malam Ramah Tamah Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang berlangsung di halaman Kantor Bupati Halmahera Barat, (17/08/2026) malam.
Politikus Partai Demokrat itu mengatakan, keterbatasan anggaran daerah tidak boleh menjadi alasan bagi pemerintah daerah untuk menghentikan atau memperlambat pembangunan.
Menurut James, kemampuan membangun komunikasi dan melakukan pendekatan dengan kementerian terkait menjadi salah satu langkah penting yang harus dilakukan pemerintah daerah.
“Keterbatasan anggaran daerah harus diimbangi dengan kemampuan pemerintah daerah membangun komunikasi dan melakukan pendekatan dengan kementerian terkait,” ujar James.
Ia mencontohkan sejumlah peluang program pemerintah pusat yang dapat dimanfaatkan Halbar, khususnya pada sektor kesehatan dan pendidikan.
Di sektor kesehatan, kata James, terdapat program revitalisasi puskesmas dengan nilai bantuan yang dapat mencapai miliaran rupiah.
Sementara pada sektor pendidikan, lanjut James, pemerintah pusat juga menyediakan program revitalisasi sekolah yang dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendidikan di daerah.
Berdasarkan hasil koordinasi dengan pemerintah pusat, James menyebut sekitar 79 unit sekolah di Halmahera Barat diproyeksikan masuk dalam program revitalisasi pada tahun mendatang.
Menurutnya, peluang tersebut harus segera ditindaklanjuti oleh OPD terkait dengan melakukan komunikasi dan koordinasi secara intensif dengan kementerian yang memiliki program tersebut.
“Program-program seperti ini yang harus dilakukan. Di sektor pertanian, pembangunan irigasi juga harus bisa dimanfaatkan. Tidak boleh hanya berdiam di daerah. Harus rajin berkomunikasi dan menjemput program yang ada di kementerian,” tegasnya.
Selain sektor pendidikan dan kesehatan, James juga meminta OPD terkait aktif memanfaatkan berbagai peluang program pemerintah pusat di sektor pertanian, termasuk pembangunan infrastruktur irigasi yang dinilai penting dalam mendukung produktivitas masyarakat.
Ia menilai, koordinasi dan kolaborasi antarpemangku kepentingan menjadi kunci dalam menghadapi tantangan fiskal yang dihadapi pemerintah daerah.
Karena itu, James mengajak seluruh stakeholder di Halbar, termasuk masyarakat, untuk bersama-sama mengawal pembangunan dengan memberikan kritik yang konstruktif sekaligus menawarkan solusi.
Menurutnya, kritik terhadap pemerintah tetap diperlukan sebagai bentuk kontrol publik. Namun, kritik tersebut diharapkan tidak berhenti pada penyampaian persoalan, melainkan disertai gagasan dan solusi yang dapat membantu pemerintah melakukan perbaikan.
“Jangan hanya memberikan kritik, tetapi juga memberikan solusi yang terbaik bagi upaya perbaikan pembangunan di Kabupaten Halmahera Barat,” cetusnya.
James menegaskan, semangat peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI harus diterjemahkan dalam kerja nyata untuk melanjutkan pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Di tengah keterbatasan fiskal, pemerintah daerah dituntut untuk tidak pasif, melainkan mampu melihat dan memanfaatkan setiap peluang program yang tersedia di tingkat pemerintah pusat.
“Melalui sinergi pemerintah daerah, DPRD, OPD, pemerintah pusat, serta seluruh stakeholder, James berharap berbagai program pembangunan dapat terus berjalan dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat Halmahera Barat,” tandasnya. (Red/Agus)



















