Proyek Jembatan Ake Dolik Disorot, Diduga Gunakan Galian C Ilegal, Desak Kapolres Copot Kapolsek Gane Barat

Selasa, 11 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sorotan terhadap proyek pembangunan Jembatan Ake Dolik, ruas Saketa–Dahepodo, Kecamatan Gane Barat, semakin memanas. Proyek senilai Rp12,98 miliar yang dikerjakan CV Adiguna Sarana diduga menggunakan material pasir dan batu kerikil dari Sungai Fulai yang legalitasnya dipertanyakan.

Dugaan tersebut memicu desakan agar Kapolres Halmahera Selatan mengevaluasi bahkan mencopot Kapolsek Gane Barat apabila terbukti lalai menjalankan fungsi pengawasan dan penegakan hukum di wilayahnya.

Desakan tersebut muncul setelah adanya informasi pengambilan material dari Sungai Fulai yang disebut mencapai sekitar 150 dump truck. Kondisi ini dinilai perlu segera diperiksa karena menyangkut proyek yang menggunakan anggaran negara dalam jumlah besar.

Direktur PARADE Maluku Utara, Sahmar M. Zen, bahkan mendesak aparat kepolisian turun tangan dan melakukan investigasi langsung terhadap dugaan penggunaan material ilegal tersebut.

Baca Juga:  Gempa 7,6 SR Putus Akses Utama, Jembatan Desa Bokimiake Ambruk

“Kalau benar proyek Rp12 miliar menggunakan material ilegal, Kapolda harus turun tangan. Kapolres juga harus mengevaluasi Kapolsek Gane Barat. Kalau terbukti lalai atau melakukan pembiaran, jangan ragu dicopot,” tegasnya.

Menurutnya, aparat tidak boleh membiarkan dugaan aktivitas pengambilan material tanpa legalitas berlangsung begitu saja, terlebih jika material tersebut digunakan untuk proyek pemerintah.

Kapolres Halsel kini ditantang untuk membuktikan bahwa pengawasan aparat di Gane Barat berjalan dan hukum tidak tunduk kepada kepentingan proyek maupun pemilik perusahaan.

Jika material tersebut legal, aparat diminta membuka dokumen dan menjelaskan kepada publik. Namun jika ditemukan pelanggaran atau pembiaran, evaluasi hingga pencopotan Kapolsek Gane Barat dinilai layak dipertimbangkan sesuai hasil pemeriksaan. (RED/SI)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Warga Minta Bupati Halsel Dan Kadis DPMD Berkantor Di Kantor Desa Laigoma
Tak Perlu Lagi Berobat Jauh, Kehadiran Pustu Soligi dan Kawasi Dekatkan Akses Medis Warga Obi 
Diduga Tak Mampu Selesaikan Polemik, Iksan Kaleserang Pilih Laporkan Tiga Wartawan Anggota PWI
Sekdes Kusubibi Diduga Terseret Kasus TPPU, Polres dan Kejari Halsel Diminta Turun Tangan
Pemda Halsel Alokasikan Bansos Untuk Masyarakat Kurang Mampu Dan Biaya Akhir Studi Mahasiswa 
Kepala Desa Laigoma Samsul Marwa Diduga Jarang Berkantor, Warga Palang Kantor Desa
Kapolda Malut Batal Kunker ke Halsel, Ini Alasannya 
Polsek Jailolo Selatan Kawal Aksi Warga Tolak Pemberhentian Kades Sidangoli Dehe

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:56

Warga Minta Bupati Halsel Dan Kadis DPMD Berkantor Di Kantor Desa Laigoma

Kamis, 8 Oktober 2026 - 07:53

Tak Perlu Lagi Berobat Jauh, Kehadiran Pustu Soligi dan Kawasi Dekatkan Akses Medis Warga Obi 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 16:20

Diduga Tak Mampu Selesaikan Polemik, Iksan Kaleserang Pilih Laporkan Tiga Wartawan Anggota PWI

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:16

Sekdes Kusubibi Diduga Terseret Kasus TPPU, Polres dan Kejari Halsel Diminta Turun Tangan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:19

Pemda Halsel Alokasikan Bansos Untuk Masyarakat Kurang Mampu Dan Biaya Akhir Studi Mahasiswa 

Berita Terbaru