PARADE Tantang Kapolres Halsel Buktikan Komitmen Berantas Tambang Emas Ilegal Di Liaro

Selasa, 28 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dugaan aktivitas pertambangan emas tanpa izin (PETI) di Kabupaten Halmahera Selatan kembali menjadi sorotan. Setelah sebelumnya mencuat di wilayah ,diduga berlangsung di kawasan Kali Raim yang berada di wilayah Kecamatan Bacan Timur Tengah dan Bacan Timur Selatan.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, aktivitas penambangan secara manual diduga telah berlangsung sekitar empat bulan sejak Maret 2026. Kondisi tersebut memunculkan desakan agar aparat penegak hukum segera turun tangan melakukan penyelidikan dan penindakan.

Direktur PARADE Maluku Utara, Sahmar M. Zen, meminta Polres Halmahera Selatan segera menelusuri informasi tersebut dan menghentikan apabila ditemukan adanya aktivitas pertambangan tanpa izin.

“Jika aktivitas tambang ilegal benar terjadi di Kali Raim, maka kami meminta Polres Halsel segera melakukan penelusuran, kemudian menghentikan aktivitas tersebut,” kata Sahmar kepada wartawan, (28/07/2026).

Baca Juga:  Perayaan Imlek Jadi Momen Kebersamaan Dan Harapan Baru Bagi Perantau

Sahmar mengaku menerima informasi bahwa terdapat dugaan pembukaan akses jalan menuju lokasi tambang menggunakan alat berat dari Desa Liaro, Kecamatan Bacan Timur Selatan. Karena itu, ia meminta kepolisian melakukan penyelidikan secara menyeluruh.

“Saya rasa Polres lebih mengetahui di mana titik-titik tambang ilegal, sehingga harus ditelusuri lebih jauh,” ujarnya.

Pria yang akrab disapa Burat itu menegaskan, apabila Polres Halsel benar-benar berkomitmen memberantas PETI, maka seluruh titik tambang ilegal di Pulau Bacan, Kaputusang, Kubung, dan Kali Raim, harus ditutup secara permanen.

Ia juga menyatakan akan mengawal keseriusan aparat dalam menangani persoalan tersebut.

“Kami menguji komitmen Kapolres Halsel untuk menutup seluruh aktivitas tambang ilegal. Jika tidak ada langkah nyata, maka kami akan menyampaikan mosi tidak percaya terhadap Polres Halsel karena dinilai tidak serius melakukan penindakan terhadap tambang emas ilegal di Pulau Bacan,” tegasnya.

Baca Juga:  Cegah Abrasi, Harita Nickel Bangun Breakwater Di Perairan Kawasi

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Polres Halmahera Selatan terkait informasi dugaan aktivitas pertambangan ilegal di kawasan Kali Raim maupun langkah yang akan diambil atas desakanp tersebut. (Red)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Eksavator Melintas Atas Permukaan Aspal Tanpa Mengunakan Alas Pelindung, PUPR Halsel Layangkan Teguran Dan 8 Rekomendasi Kepada PT. Intim Kara
Cantumkan Logo Organisasi Tampa Ijin, PWI Laporkan Oknum Wartawan RL Ke Polres Halsel
Penampilan Yang Ditunjukkan SSB Tomara Mengunci Juara Satu
Pemda Halbar Respon Cepat Masalah Sengketa Lahan Di Tosoa
Kebakaran Hanguskan Rumah Warga Di Desa Loleojaya, Pemdes Salurkan Bantuan
Rumah Din dan Sarni Di Loleojaya Ludes Terbakar, Harta Benda dan Dokumen Penting Ikut Musnah
Polres Halsel Gelar Upacara Peringatan Hari Juang Polri
Di Tengah Isu Referendum Maluku Utara, Boki Nita Serukan Persatuan Dan Pelestarian Adat

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 05:05

Eksavator Melintas Atas Permukaan Aspal Tanpa Mengunakan Alas Pelindung, PUPR Halsel Layangkan Teguran Dan 8 Rekomendasi Kepada PT. Intim Kara

Senin, 24 Agustus 2026 - 04:04

Cantumkan Logo Organisasi Tampa Ijin, PWI Laporkan Oknum Wartawan RL Ke Polres Halsel

Minggu, 23 Agustus 2026 - 13:06

Penampilan Yang Ditunjukkan SSB Tomara Mengunci Juara Satu

Minggu, 23 Agustus 2026 - 05:47

Pemda Halbar Respon Cepat Masalah Sengketa Lahan Di Tosoa

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 12:11

Kebakaran Hanguskan Rumah Warga Di Desa Loleojaya, Pemdes Salurkan Bantuan

Berita Terbaru

BacaPost.Com

Penampilan Yang Ditunjukkan SSB Tomara Mengunci Juara Satu

Minggu, 23 Agu 2026 - 13:06

BacaPost.Com

Pemda Halbar Respon Cepat Masalah Sengketa Lahan Di Tosoa

Minggu, 23 Agu 2026 - 05:47