IlsuSejumlah warga di beberapa desa di Kabupaten Halmahera Selatan, Maluku Utara, melaksanakan Salat Idulfitri 1447 Hijriah lebih awal, yakni pada Jumat (20/3/2026), berbeda dengan keputusan pemerintah yang menetapkan 1 Syawal jatuh pada Sabtu (21/3/2026).
Salat Idulfitri tersebut dilaksanakan secara berjamaah di masjid maupun di ruang terbuka di masing-masing desa. Di Kecamatan Pulau Makian, setidaknya lima desa telah lebih dahulu melaksanakan salat Idulfitri.
Desa-desa tersebut antara lain Desa Sangapati (khusus warga RT 03 dan RT 04), Desa Matantengin, Desa Kyowor, Desa Gitang, dan Desa Suma. “
Iya, di desa kami sudah salat tadi pagi,” ujar Sofyan, warga Desa Gitang saat dihubungi.
Hal serupa juga disampaikan Zulham, warga Desa Suma. “Di Suma semua warga sudah melaksanakan salat Idulfitri secara berjamaah di masjid,” katanya.
Selain itu, di Kecamatan Gane Barat Utara, warga di tiga desa yakni Moloku, Samo, dan Samat juga telah lebih dahulu melaksanakan salat Idulfitri. Begitu pula warga Desa Loid di Kecamatan Bacan Barat Utara.
“Di Gane Barat Utara ada tiga desa yang sudah melaksanakan salat Idulfitri, termasuk kami di Moloku,” ujar Irwan Abubakar.
Sementara itu, ratusan warga Muhammadiyah di Halmahera Selatan juga telah melaksanakan salat Idulfitri pada hari yang sama.
Salat dipusatkan di kawasan UMKM Milenial, Desa Tembal, Kecamatan Bacan Selatan.
Di sisi lain, Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan tetap mengikuti keputusan pemerintah pusat dengan memusatkan pelaksanaan Salat Idulfitri di Masjid Agung Alkhairaat pada Sabtu (21/3/2026).(Red/Pandi)



















