SeOPMI Haltim Desak DPRD Benahi Krisis Asrama Mahasiswa di Ternate

Sabtu, 28 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sentral Organisasi Pelajar Mahasiswa Indonesia Halmahera Timur (SeOPMI Haltim) periode 2025–2026 mendesak DPRD Kabupaten Halmahera Timur segera mengambil langkah konkret untuk mengatasi krisis fasilitas asrama mahasiswa di Kota Ternate.

Desakan itu disampaikan dalam audiensi strategis bersama jajaran DPRD Kabupaten Halmahera Timur yang digelar di Asrama Pelajar Mahasiswa Haltim, Kelurahan Jambula, Kota Ternate.

Pertemuan tersebut dihadiri Wakil Ketua II DPRD Abdul Latif Mole, Ketua Komisi I Dirwan Din, Wakil Ketua Komisi I Safrin Hi. Suhaiman, Sekretaris Komisi I Sodiq Efendi, anggota Komisi I Robles Makatika dan Yefri Maudul, serta Lurah Jambul.(24/02/2026)

Ketua Umum SeOPMI Haltim, Syahnakri Ciliu, mengungkapkan bahwa terdapat tiga asrama mahasiswa Haltim di Ternate, masing-masing berada di Kelurahan Jambula, Sasa, dan Stadion. Namun, kondisi hunian mahasiswa dinilai semakin memprihatinkan.

Baca Juga:  Harita Nickel Raih Penghargaan Subroto 2025 untuk Kontribusi di Bidang Pendidikan dan Kesehatan

“Audiensi ini menjadi momentum konsolidasi untuk merespons kondisi asrama yang kian memburuk,” ujarnya.

Dalam peninjauan langsung bersama DPRD, ditemukan sejumlah kerusakan serius pada fasilitas asrama. Di antaranya, plafon bocor akibat atap rusak, pintu kamar yang tidak lagi layak pakai, serta keramik lantai yang pecah di beberapa bagian.

“Kondisi ini jelas mengganggu kenyamanan dan keselamatan penghuni,” kata Syahnakri.
Ia juga menyoroti kondisi Asrama Haltim di Kelurahan Sasa yang terancam longsor akibat abrasi saat musim hujan.

“Jika tidak segera ditangani, ini bisa membahayakan keselamatan mahasiswa,” tegasnya.

Selain persoalan infrastruktur, SeOPMI Haltim turut menyoroti lemahnya tata kelola asrama. Sejumlah kamar di Asrama Jambula dan Stadion disebut ditempati pihak non-mahasiswa.

Baca Juga:  HMI Cabang Bacan Desak Bupati Copot Kades Kaputusan Yang Diduga Lindungi Tambang Ilegal

“Meskipun sudah dilakukan pendekatan persuasif, penghuni ilegal tetap bertahan. Ini menimbulkan dugaan adanya pembiaran atau proteksi dari pihak tertentu,” ungkapnya.

Dampaknya, mahasiswa aktif justru kesulitan mendapatkan kamar dan terpaksa menyewa indekos dengan biaya tinggi. Di sisi lain, krisis air bersih juga terjadi di Asrama Jambula.

“Sebanyak 20 kamar tidak mendapatkan akses air bersih selama kurang lebih delapan bulan akibat tunggakan pembayaran. Mahasiswa tidak mampu menanggung beban tersebut,” jelasnya.

Syahnakri menilai, bantuan yang diberikan selama ini masih bersifat sementara dan tidak menyentuh akar persoalan.

“Air bersih adalah kebutuhan fundamental yang berkaitan langsung dengan kesehatan lingkungan mahasiswa,” tambahnya.

Ia menegaskan bahwa pembiaran kondisi tersebut merupakan bentuk pengabaian terhadap tanggung jawab negara dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.

Baca Juga:  Dana BOS Fiktif di SMA 20 Halsel: Jejak Manipulasi Data di Era Kepemimpinan Ishak Mursid

“Mahasiswa adalah human capital daerah yang tidak boleh diabaikan,” tegasnya.

Menanggapi hal itu, Ketua Komisi I DPRD Haltim, Dirwan Din, menyatakan komitmennya untuk segera menindaklanjuti temuan di lapangan.

“Kami akan mendorong solusi konkret agar asrama kembali layak huni dan dapat dimanfaatkan secara optimal oleh mahasiswa,” ujarnya.

Audiensi tersebut ditutup dengan buka puasa bersama di musala asrama. Bagi SeOPMI Haltim, pertemuan ini menjadi langkah awal yang progresif setelah berbagai upaya komunikasi sebelumnya belum membuahkan hasil.(Red/Pandi)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Eksavator Melintas Atas Permukaan Aspal Tanpa Mengunakan Alas Pelindung, PUPR Halsel Layangkan Teguran Dan 8 Rekomendasi Kepada PT. Intim Kara
Cantumkan Logo Organisasi Tampa Ijin, PWI Laporkan Oknum Wartawan RL Ke Polres Halsel
Penampilan Yang Ditunjukkan SSB Tomara Mengunci Juara Satu
Pemda Halbar Respon Cepat Masalah Sengketa Lahan Di Tosoa
Kebakaran Hanguskan Rumah Warga Di Desa Loleojaya, Pemdes Salurkan Bantuan
Rumah Din dan Sarni Di Loleojaya Ludes Terbakar, Harta Benda dan Dokumen Penting Ikut Musnah
Polres Halsel Gelar Upacara Peringatan Hari Juang Polri
Di Tengah Isu Referendum Maluku Utara, Boki Nita Serukan Persatuan Dan Pelestarian Adat

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 05:05

Eksavator Melintas Atas Permukaan Aspal Tanpa Mengunakan Alas Pelindung, PUPR Halsel Layangkan Teguran Dan 8 Rekomendasi Kepada PT. Intim Kara

Senin, 24 Agustus 2026 - 04:04

Cantumkan Logo Organisasi Tampa Ijin, PWI Laporkan Oknum Wartawan RL Ke Polres Halsel

Minggu, 23 Agustus 2026 - 13:06

Penampilan Yang Ditunjukkan SSB Tomara Mengunci Juara Satu

Minggu, 23 Agustus 2026 - 05:47

Pemda Halbar Respon Cepat Masalah Sengketa Lahan Di Tosoa

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 12:11

Kebakaran Hanguskan Rumah Warga Di Desa Loleojaya, Pemdes Salurkan Bantuan

Berita Terbaru

BacaPost.Com

Penampilan Yang Ditunjukkan SSB Tomara Mengunci Juara Satu

Minggu, 23 Agu 2026 - 13:06

BacaPost.Com

Pemda Halbar Respon Cepat Masalah Sengketa Lahan Di Tosoa

Minggu, 23 Agu 2026 - 05:47