Menjelang H-3 pelaksanaan pengukuhan Ikatan Keluarga Besar Masatawa Halmahera Selatan (IKB-MASATAWA Halsel), panitia memastikan seluruh rangkaian persiapan telah memasuki tahap akhir dan siap dilaksanakan.
Ketua Panitia Pengukuhan, Samsir Ali Koda yang akrab disapa Acil Koda, menegaskan bahwa agenda pengukuhan ini tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial belaka. Lebih dari itu, momentum tersebut dimaknai sebagai upaya mempererat tali silaturahmi antar keluarga besar Masatawa serta seluruh entitas masyarakat di Kabupaten Halmahera Selatan.
“Pengukuhan ini bukan sekadar seremoni, tetapi momentum untuk memperkuat persaudaraan dan kebersamaan antar sesama di Halmahera Selatan,” ujar Acil Koda di sela-sela kesibukannya.(10/02/2026
Terkait kesiapan lokasi, panitia telah melakukan koordinasi intensif dengan Kepala Desa Kampung Makian, Iman, serta tokoh adat setempat. Dukungan penuh juga datang dari keluarga besar Masatawa yang bermukim di Kampung Makian.
“Keluarga Masatawa di Kampung Makian mendukung kegiatan ini seratus persen,” katanya.
Selain itu, panitia juga telah berkoordinasi dengan keluarga Masatawa yang berada di luar Kota Labuha, termasuk unsur camat, kepala puskesmas, kepala desa, hingga kepala sekolah. Panitia optimistis seluruh unsur tersebut akan hadir dan turut meramaikan agenda pengukuhan.
Untuk memastikan kenyamanan peserta dari luar daerah, panitia akan melakukan koordinasi lanjutan dengan keluarga setempat terkait akomodasi dan tempat tinggal. Selain itu, panitia menjadwalkan gladi persiapan pada 12–13 Februari 2026 guna memastikan seluruh kesiapan teknis serta titik temu keluarga Masatawa di Kampung Makian berjalan maksimal.
Acil Koda juga menambahkan bahwa dalam kegiatan ini panitia turut mengundang seluruh suku dan paguyuban yang ada di Halmahera Selatan untuk hadir dan menyaksikan pengukuhan.
“Deklarasi dan pengukuhan berbagai paguyuban ini justru memperkaya khazanah budaya kita. Karena itu, penting bagi kita semua untuk menjaga, merawat, dan terus menumbuhkembangkan adat serta tatanan budaya sebagai aset berharga Bumi Saruma yang kita cintai bersama,” pungkasnya. (Red/Pandi)



















