Bansos Desa Bala-Bala Disorot, Kades: Sekdes Tidak Terima, Istrinya Yang Terdaftar

Senin, 29 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penyaluran bantuan sosial (bansos) di Desa Bala-Bala, Kabupaten Halmahera Selatan, menuai protes dari warga. Mereka menilai bantuan yang seharusnya diperuntukkan bagi masyarakat kurang mampu justru diduga mengalir kepada perangkat desa, keluarga kepala desa, hingga warga yang dinilai telah mapan secara ekonomi.

Seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan mengaku namanya sempat tercantum dalam pendataan awal sebagai calon penerima bansos. Namun, saat bantuan dibagikan, namanya tiba-tiba hilang dari daftar penerima.

“Nama saya ada waktu pendataan pertama. Tapi pas pembagian sudah tidak ada. Saya ingin tahu, siapa yang menghapus nama saya? Apakah kepala desa, pemerintah kabupaten, atau memang diganti dari pusat?” ujarnya.

Menurutnya, kondisi tersebut memunculkan tanda tanya besar karena masih banyak warga miskin yang tidak memperoleh bantuan. Sebaliknya, ia mengklaim penerima bansos justru didominasi oleh orang-orang yang dianggap mampu, memiliki usaha, bahkan masih memiliki hubungan keluarga dengan kepala desa.

Baca Juga:  Ketua DPAC PKS Pulau Makian Sebut Ada Dua Advokat Terlibat dalam Proses Jual Tongkang Milik Warga Bitung

“Yang dapat bantuan malah orang yang punya usaha. Sebagian lagi keluarga kepala desa. Sementara warga yang benar-benar membutuhkan justru tidak dapat,” katanya.(29/06/2026)

Kekecewaan warga semakin bertambah ketika permintaannya untuk melihat daftar penerima bansos ditolak. Ia mengaku diberi alasan bahwa daftar lama sudah diganti dengan daftar penerima yang baru.

Tak hanya itu, saat mempertanyakan persoalan tersebut kepada salah seorang kepala urusan (Kaur) di pemerintah desa, ia mengaku mendapat jawaban bernada menantang.

“‘Kalau mau bikin masalah silakan, kami tidak takut,’ begitu jawaban yang saya terima,” ungkapnya.

Warga juga menduga proses penentuan penerima bansos tidak sepenuhnya dilakukan di tingkat desa. Dugaan itu muncul setelah, menurut pengakuannya, seorang perangkat desa menyebut seluruh pengaturan penerima berasal dari Dinas Sosial Kabupaten Halmahera Selatan. Meski demikian, hingga berita ini ditulis, belum ada bukti yang menguatkan tudingan tersebut dan Dinas Sosial Halsel juga belum memberikan keterangan resmi.

Baca Juga:  Harga Bahan Pokok Di Halsel Jelang Natal dan Tahun Baru Masih Stabil

Sementara itu, Kepala Desa Bala-Bala, Baihaki Sabela, membantah adanya penyimpangan dalam penyaluran bansos. Saat dikonfirmasi melalui WhatsApp, ia menegaskan pembagian bantuan telah dilakukan sesuai prosedur berdasarkan daftar resmi penerima.

“Terkait bansos itu maksud kesalahannya di mana? Pembagian bansos saya kira sudah sesuai prosedur karena ada daftar nama-nama penerima,” kata Baihaki.

Menanggapi sorotan terkait Sekretaris Desa yang disebut menerima bansos, Baihaki menjelaskan bahwa penerima bantuan bukan Sekdes, melainkan istrinya yang namanya tercantum sebagai penerima dalam daftar resmi.

Terlepas dari klarifikasi tersebut, warga berharap pemerintah daerah dan instansi berwenang segera melakukan audit serta verifikasi ulang terhadap data penerima bansos di Desa Bala-Bala. Mereka meminta seluruh proses dibuka secara transparan agar bantuan sosial benar-benar diterima masyarakat yang berhak, bukan menimbulkan dugaan praktik pilih kasih maupun konflik kepentingan. (Red/Pandi)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Barisan Muda Makayoa Halsel Tolak Pembentukan Panitia Musyawarah Ke-III Di Ternate 
Pekan Depan Jailolo Street Coffee Bakal Hadir, GENPI Halbar Dorong Wajah Baru Pusat Kota
Warga Minta Bupati Halsel Dan Kadis DPMD Berkantor Di Kantor Desa Laigoma
Tak Perlu Lagi Berobat Jauh, Kehadiran Pustu Soligi dan Kawasi Dekatkan Akses Medis Warga Obi 
Diduga Tak Mampu Selesaikan Polemik, Iksan Kaleserang Pilih Laporkan Tiga Wartawan Anggota PWI
Sekdes Kusubibi Diduga Terseret Kasus TPPU, Polres dan Kejari Halsel Diminta Turun Tangan
Pemda Halsel Alokasikan Bansos Untuk Masyarakat Kurang Mampu Dan Biaya Akhir Studi Mahasiswa 
Kepala Desa Laigoma Samsul Marwa Diduga Jarang Berkantor, Warga Palang Kantor Desa

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 18:57

Barisan Muda Makayoa Halsel Tolak Pembentukan Panitia Musyawarah Ke-III Di Ternate 

Jumat, 9 Oktober 2026 - 12:39

Pekan Depan Jailolo Street Coffee Bakal Hadir, GENPI Halbar Dorong Wajah Baru Pusat Kota

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:56

Warga Minta Bupati Halsel Dan Kadis DPMD Berkantor Di Kantor Desa Laigoma

Kamis, 8 Oktober 2026 - 07:53

Tak Perlu Lagi Berobat Jauh, Kehadiran Pustu Soligi dan Kawasi Dekatkan Akses Medis Warga Obi 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 16:20

Diduga Tak Mampu Selesaikan Polemik, Iksan Kaleserang Pilih Laporkan Tiga Wartawan Anggota PWI

Berita Terbaru