Perayaan Imlek Jadi Momen Kebersamaan Dan Harapan Baru Bagi Perantau

Senin, 16 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_16908288

Oplus_16908288

Perayaan Tahun Baru Imlek kembali menjadi momen penting bagi masyarakat Tionghoa, khususnya di kawasan Asia. Tahun ini, Imlek menandai masuknya Tahun Kuda Api, yang dimaknai sebagai simbol semangat, keberanian, dan kerja keras.

Bagi para perantau, Imlek bukan sekadar perayaan tradisi, tetapi juga menjadi momen kebersamaan. Hal tersebut disampaikan Kimlin saat diwawancarai pada Senin malam (16/02/2026).

Tidak semua perantau memiliki kesempatan untuk pulang ke kampung halaman. Karena itu, perayaan Imlek kerap dilakukan secara sederhana bersama teman-teman terdekat di tempat perantauan. Meski sederhana, kebersamaan tersebut tetap sarat makna.

Kimlin diketahui telah merantau di Bacan, Kabupaten Halmahera Selatan, Provinsi Maluku Utara sejak tahun 2019. Saat ini, ia menetap di Labuha dan tetap merasakan hangatnya suasana Imlek meski jauh dari keluarga.

Baca Juga:  Wabup Halsel Buka Turnamen PWI Cup I 2026, Jadi Ajang Silaturahmi OPD Dan Wartawan

“Biasanya setahun sekali bisa kumpul keluarga. Karena kami perantauan jauh, jadi kumpulnya dengan teman-teman di sini saja,” ujar Kimlin.

Ia menjelaskan bahwa Imlek juga menandai pergantian Tahun Baru dalam penanggalan Tionghoa yang terdiri dari siklus 12 bulan. Meski telah lama berada di perantauan, semangat menyambut Imlek tetap terjaga.

Harapan di Tahun Kuda Api pun diungkapkan dengan penuh optimisme. “Harapannya kemakmuran bersama dan kemajuan bagi semua. Walaupun kita berbeda-beda cara penyambutannya, tapi tujuan kita sama, mencari keberkahan,” katanya.

Kimlin juga berharap semangat Imlek dapat membawa kemajuan dan kesuksesan, tidak hanya bagi komunitas tertentu, tetapi juga bagi seluruh bangsa Indonesia.

Perayaan Imlek tahun ini menjadi pengingat bahwa di tengah perbedaan budaya dan tradisi, nilai kebersamaan, harapan, dan doa untuk masa depan yang lebih baik tetap menjadi tujuan bersama.(Red/Pandi)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Eksavator Melintas Atas Permukaan Aspal Tanpa Mengunakan Alas Pelindung, PUPR Halsel Layangkan Teguran Dan 8 Rekomendasi Kepada PT. Intim Kara
Cantumkan Logo Organisasi Tampa Ijin, PWI Laporkan Oknum Wartawan RL Ke Polres Halsel
Penampilan Yang Ditunjukkan SSB Tomara Mengunci Juara Satu
Pemda Halbar Respon Cepat Masalah Sengketa Lahan Di Tosoa
Kebakaran Hanguskan Rumah Warga Di Desa Loleojaya, Pemdes Salurkan Bantuan
Rumah Din dan Sarni Di Loleojaya Ludes Terbakar, Harta Benda dan Dokumen Penting Ikut Musnah
Polres Halsel Gelar Upacara Peringatan Hari Juang Polri
Di Tengah Isu Referendum Maluku Utara, Boki Nita Serukan Persatuan Dan Pelestarian Adat

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 05:05

Eksavator Melintas Atas Permukaan Aspal Tanpa Mengunakan Alas Pelindung, PUPR Halsel Layangkan Teguran Dan 8 Rekomendasi Kepada PT. Intim Kara

Senin, 24 Agustus 2026 - 04:04

Cantumkan Logo Organisasi Tampa Ijin, PWI Laporkan Oknum Wartawan RL Ke Polres Halsel

Minggu, 23 Agustus 2026 - 13:06

Penampilan Yang Ditunjukkan SSB Tomara Mengunci Juara Satu

Minggu, 23 Agustus 2026 - 05:47

Pemda Halbar Respon Cepat Masalah Sengketa Lahan Di Tosoa

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 12:11

Kebakaran Hanguskan Rumah Warga Di Desa Loleojaya, Pemdes Salurkan Bantuan

Berita Terbaru

BacaPost.Com

Penampilan Yang Ditunjukkan SSB Tomara Mengunci Juara Satu

Minggu, 23 Agu 2026 - 13:06

BacaPost.Com

Pemda Halbar Respon Cepat Masalah Sengketa Lahan Di Tosoa

Minggu, 23 Agu 2026 - 05:47