Wabup Halut Buka Forum Lintas Perangkat Daerah untuk Penyusunan RKPD 2027

Kamis, 26 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Bupati Halmahera Utara, Dr. Kasman Hi Ahmad, S.Ag., M.Pd., secara resmi membuka kegiatan Forum Lintas Perangkat Daerah dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027.

Kegiatan tersebut berlangsung di Hotel Grand Land Tobelo, Kamis (26/03/2026).

Dalam sambutannya, Wabup Kasman menegaskan bahwa forum ini merupakan tahapan penting dalam proses perencanaan pembangunan daerah.

Menurutnya, forum lintas perangkat daerah menjadi wadah strategis untuk menyinkronkan program antar organisasi perangkat daerah (OPD) sesuai tugas dan fungsi masing-masing.

“Forum ini penting untuk memastikan perencanaan pembangunan lebih terarah, terpadu, dan berkualitas,” ujarnya.

Ia menjelaskan, penyusunan RKPD dilakukan melalui berbagai pendekatan, yakni politik, teknokratik, partisipatif, serta kombinasi pendekatan bottom-up dan top-down.

Baca Juga:  Satpol PP Maluku Utara Tugaskan Sekretaris Monitoring dan Pendataan LINMAS di Halmahera Selatan

“RKPD Tahun 2027 disusun dengan mengacu pada dokumen Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2027, RPJPD Kabupaten Halmahera Utara 2025–2045, serta RPJMD 2025–2029,” jelasnya.

Politikus Partai Amanat Nasional ini menyebutkan, visi pembangunan daerah “Terwujudnya Masyarakat Halmahera Utara yang Setara, Maju dan Berkelanjutan” menjadi landasan utama dalam penyusunan RKPD.

“Adapun tema pembangunan tahun 2027 adalah ‘Menata Konektivitas dan Tata Kelola Wilayah untuk Memperkuat Integrasi Kawasan dan Efektivitas Pelayanan Publik’,” tuturnya.

Menurutnya, tema tersebut diharapkan mampu mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat, mengurangi ketimpangan, serta mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.

Lebih lanjut, Wabup menegaskan bahwa tahun 2027 merupakan periode strategis dalam pembangunan daerah, sehingga membutuhkan perencanaan yang matang dan kebijakan yang tepat sasaran.

Baca Juga:  BARAH Desak DKP Dan Pertamina Tambah Kouta BBM Nelayan

Ia juga menekankan pentingnya penetapan target indikator makro sebagai tolok ukur keberhasilan pembangunan.

“Adapun target indikator makro Tahun 2027 meliputi pertumbuhan ekonomi sebesar 3,88 persen, angka kemiskinan ditekan hingga 4,01 persen, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) ditargetkan mencapai 71,50, serta tingkat pengangguran terbuka turun menjadi 5,62 persen,” imbuhnya.

Kasman juga mengingatkan seluruh pimpinan OPD untuk menyelaraskan program dengan Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden dalam RPJMN 2025–2029.

Selain itu, kata Kasman, program tahun 2027 diharapkan mampu memperkuat konektivitas wilayah dan meningkatkan efektivitas pelayanan publik.

Di sisi lain, OPD diminta untuk mengoptimalkan capaian indikator kinerja daerah dengan tetap memperhatikan kondisi fiskal yang dipengaruhi oleh penurunan dana transfer pusat.

Baca Juga:  Ramai Di Medsos, Harita Nickel Bangun Fasilitas Reverse Osmosis Di Kawasi, Apa Itu?

Ia juga mendorong pemanfaatan sumber pendanaan alternatif, baik dari APBD Provinsi maupun APBN.

“Pimpinan OPD harus memastikan proses perencanaan melalui SIPD berjalan dengan baik serta menjamin ketersediaan data yang akurat,” tegasnya.

Mengakhiri sambutannya, Wabup berharap seluruh peserta forum dapat mengikuti kegiatan hingga tuntas dan menghasilkan kesepakatan yang mampu menjawab isu-isu strategis pembangunan daerah.

“Hasil forum ini selanjutnya akan menjadi bahan dalam Musrenbang RKPD tingkat Kabupaten yang dijadwalkan pada 30 Maret 2026,” tandasnya.(Red)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Warga Minta Bupati Halsel Dan Kadis DPMD Berkantor Di Kantor Desa Laigoma
Tak Perlu Lagi Berobat Jauh, Kehadiran Pustu Soligi dan Kawasi Dekatkan Akses Medis Warga Obi 
Diduga Tak Mampu Selesaikan Polemik, Iksan Kaleserang Pilih Laporkan Tiga Wartawan Anggota PWI
Sekdes Kusubibi Diduga Terseret Kasus TPPU, Polres dan Kejari Halsel Diminta Turun Tangan
Pemda Halsel Alokasikan Bansos Untuk Masyarakat Kurang Mampu Dan Biaya Akhir Studi Mahasiswa 
Kepala Desa Laigoma Samsul Marwa Diduga Jarang Berkantor, Warga Palang Kantor Desa
Kapolda Malut Batal Kunker ke Halsel, Ini Alasannya 
Polsek Jailolo Selatan Kawal Aksi Warga Tolak Pemberhentian Kades Sidangoli Dehe

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:56

Warga Minta Bupati Halsel Dan Kadis DPMD Berkantor Di Kantor Desa Laigoma

Kamis, 8 Oktober 2026 - 07:53

Tak Perlu Lagi Berobat Jauh, Kehadiran Pustu Soligi dan Kawasi Dekatkan Akses Medis Warga Obi 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 16:20

Diduga Tak Mampu Selesaikan Polemik, Iksan Kaleserang Pilih Laporkan Tiga Wartawan Anggota PWI

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:16

Sekdes Kusubibi Diduga Terseret Kasus TPPU, Polres dan Kejari Halsel Diminta Turun Tangan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:19

Pemda Halsel Alokasikan Bansos Untuk Masyarakat Kurang Mampu Dan Biaya Akhir Studi Mahasiswa 

Berita Terbaru