Cegah Konflik Sosial, Pemkab Halbar Perkuat Mediasi Persoalan Lahan Di Ibu Selatan

Rabu, 9 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Kabupaten Halmahera Barat melalui Tim Penanganan Konflik Sosial kembali melakukan mediasi penyelesaian sengketa lahan yang melibatkan masyarakat Desa Tosoa dan Desa Gamsungi, Kecamatan Ibu Selatan, (09/09/2026).

Agenda mediasi tersebut berlangsung di lokasi yang dianggap bermasalah. Dalam kesempatan itu, turut hadir pada agenda tersebut Kepala Badan Kesatuan bangsa dan Politik (Kesbangpol) Asnath Sowo, Kepala Bagian (Kabag) Pemerintahan Yuyun Mustafa, Camat Ibu Selatan Nikson Doru, Iskandar Polhaupessy selaku Plt Kades Tosoa, Bahrain Habib selaku Kades Gamsungi, unsur BPD dan tokoh masyarakat kedua desa, serta sejumlah warga yang tengah berkonflik.

Kaban Kesbangpol Halmahera Barat, Asnath Sowo saat diwawancarai awak media mengatakan, pemerintah memiliki kewajiban menjaga keamanan, ketertiban, dan kenyamanan masyarakat.

Baca Juga:  Tiga Penjabat Kepala Desa Di Halmahera Barat Dilantik

“Kami minta agar seluruh pihak mengedepankan kepala dingin dan mencari solusi bersama agar persoalan lahan tidak berkembang menjadi konflik berkepanjangan,” ujarnya.

Karena tugas negara, kata Asnath, adalah memberikan kenyamanan dan ketertiban, keamanan dan kenyamanan bagi masyarakat.

Mantan Camat Ibu Selatan itu menuturkan, pemerintah daerah sebelumnya juga telah menangani sejumlah persoalan tapal batas di wilayah Halbar.

“Karena itu, penyelesaian sengketa lahan antara masyarakat Tosoa dan Gamsungi diharapkan dapat dilakukan melalui musyawarah, kita harus bersama-sama dengan masyarakat mencari solusi terbaik berkaitan dengan persoalan yang dihadapi,” tutur Ona sapaan akrabnya.

Ket: Proses mediasi oleh Kabag Pemerintahan didampingi Kades Gamsungi dan Kades Tosoa

Kabag Pemerintahan Yuyun Mustafa, saat diwawancarai terpisah menyebut, saat ini pihaknya telah menyelesaikan lima titik lahan yang menjadi permasalahan antar warga.

Baca Juga:  Dana BOS Fiktif di SMA 20 Halsel: Jejak Manipulasi Data di Era Kepemimpinan Ishak Mursid

“Iya hari ini sudah selesai lima titik, untuk tiga titik lagi nanti diselesaikan pekan depan. Insya Allah secepatnya akan secepatnya, kami sampaikan ke Pak Bupati dulu untuk ditindaklanjuti nanti,” imbuhnya.

Sementara itu, Camat Ibu Selatan, Nikson Doru dalam pertemuan tersebut menekankan pentingnya pemahaman masyarakat mengenai perbedaan antara tanah pemberian dan tanah yang bukan merupakan tanah pemberian.

Menurutnya, persoalan batas lahan harus dipahami secara jelas oleh masyarakat agar tidak terjadi pergeseran batas yang berpotensi menimbulkan konflik.

Ia juga menjelaskan bahwa terdapat konsep tanah penunjukan di luar wilayah tertentu yang diperuntukkan sebagai lokasi permukiman, antara lain sebagai bagian dari upaya mengantisipasi ancaman gunung berapi.

Baca Juga:  Pemkab Halmahera Selatan Siapkan Mudik Gratis, Sediakan 4 Kapal dan 15 Speed Boat

“Kalau kita semua sudah menyadari bahwa ini bukan milik kita, melainkan milik orang lain, maka kita yakin masalah ini akan selesai dengan baik,” tandasnya.(Red/Agus)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Barisan Muda Makayoa Halsel Tolak Pembentukan Panitia Musyawarah Ke-III Di Ternate 
Pekan Depan Jailolo Street Coffee Bakal Hadir, GENPI Halbar Dorong Wajah Baru Pusat Kota
Warga Minta Bupati Halsel Dan Kadis DPMD Berkantor Di Kantor Desa Laigoma
Tak Perlu Lagi Berobat Jauh, Kehadiran Pustu Soligi dan Kawasi Dekatkan Akses Medis Warga Obi 
Diduga Tak Mampu Selesaikan Polemik, Iksan Kaleserang Pilih Laporkan Tiga Wartawan Anggota PWI
Sekdes Kusubibi Diduga Terseret Kasus TPPU, Polres dan Kejari Halsel Diminta Turun Tangan
Pemda Halsel Alokasikan Bansos Untuk Masyarakat Kurang Mampu Dan Biaya Akhir Studi Mahasiswa 
Kepala Desa Laigoma Samsul Marwa Diduga Jarang Berkantor, Warga Palang Kantor Desa

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 18:57

Barisan Muda Makayoa Halsel Tolak Pembentukan Panitia Musyawarah Ke-III Di Ternate 

Jumat, 9 Oktober 2026 - 12:39

Pekan Depan Jailolo Street Coffee Bakal Hadir, GENPI Halbar Dorong Wajah Baru Pusat Kota

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:56

Warga Minta Bupati Halsel Dan Kadis DPMD Berkantor Di Kantor Desa Laigoma

Kamis, 8 Oktober 2026 - 07:53

Tak Perlu Lagi Berobat Jauh, Kehadiran Pustu Soligi dan Kawasi Dekatkan Akses Medis Warga Obi 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 16:20

Diduga Tak Mampu Selesaikan Polemik, Iksan Kaleserang Pilih Laporkan Tiga Wartawan Anggota PWI

Berita Terbaru