Kericuhan Pecah Di Perbatasan Domato-Sidangoli Dehe, Aparat TNI-Polri Lakukan Patroli Hingga Pagi Hari

Minggu, 20 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kericuhan terjadi antara warga Desa Domato dan Desa Sidangoli Dehe, Kecamatan Jailolo Selatan, Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara, (20/09/2026) malam.

Peristiwa tersebut terjadi di ruas jalan perbatasan kedua desa dan berlangsung sejak sekitar pukul 18.50 WIT hingga 22.34 WIT. Kericuhan diduga dipicu persoalan yang terjadi setelah pertandingan sepak bola antara tim Desa Domato dan Desa Sidangoli Dehe.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, pertandingan sepak bola kedua tim tersebut berakhir ricuh di tengah lapangan. Situasi kemudian berlanjut ketika rombongan tim Desa Sidangoli Dehe dalam perjalanan kembali ke desanya dan melintasi wilayah Desa Domato.

Dalam perjalanan tersebut, para pemain dari Desa Sidangoli Dehe diduga menjadi sasaran lemparan batu oleh sejumlah pemuda Desa Domato.

Baca Juga:  Pemkab Halsel Tutup Tempat Hiburan Malam Selama Ramadhan dan Idul Fitri 1447 H

Merasa tidak terima dengan kejadian tersebut, para pemain kemudian kembali ke Desa Sidangoli Dehe dan mengumpulkan sejumlah warga. Massa selanjutnya bergerak membawa batu dan senjata tajam berupa parang atau golok menuju arah Desa Domato.

Situasi kemudian berkembang menjadi aksi saling serang di sekitar wilayah perbatasan kedua desa.

Aparat keamanan dari TNI-Polri, termasuk personel Brimob, kemudian diterjunkan untuk mengendalikan situasi dan mencegah kericuhan meluas ke permukiman warga.

Camat Jailolo Selatan juga mengambil langkah koordinasi dengan memanggil kedua kepala desa untuk bersama-sama mengondisikan masyarakat masing-masing agar tidak melakukan tindakan yang dapat memperkeruh keadaan.

Kedua kepala desa diminta mengimbau warga untuk kembali ke rumah dan tidak melakukan tindakan provokatif maupun aksi balasan.

Baca Juga:  Nyawa Melayang Di Tambang Emas Ilegal Anggai, Pemuda 18 Tahun Tewas Tragis

Sementara itu, personel TNI-Polri, termasuk Brimob, akan melakukan patroli hingga pagi hari di sekitar wilayah kedua desa dan titik perbatasan guna menjaga keamanan serta mengantisipasi kemungkinan terjadinya aksi susulan.

Upaya pengamanan tersebut dilakukan sebagai langkah antisipasi sekaligus untuk memastikan masyarakat dapat kembali beraktivitas dengan aman dan situasi di kedua desa dapat segera kembali kondusif.

Hingga berita ini diterbitkan, aparat keamanan masih melakukan pengamanan dan pemantauan di wilayah perbatasan Desa Domato dan Desa Sidangoli Dehe. (Red/Agus)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Warga Minta Bupati Halsel Dan Kadis DPMD Berkantor Di Kantor Desa Laigoma
Tak Perlu Lagi Berobat Jauh, Kehadiran Pustu Soligi dan Kawasi Dekatkan Akses Medis Warga Obi 
Diduga Tak Mampu Selesaikan Polemik, Iksan Kaleserang Pilih Laporkan Tiga Wartawan Anggota PWI
Sekdes Kusubibi Diduga Terseret Kasus TPPU, Polres dan Kejari Halsel Diminta Turun Tangan
Pemda Halsel Alokasikan Bansos Untuk Masyarakat Kurang Mampu Dan Biaya Akhir Studi Mahasiswa 
Kepala Desa Laigoma Samsul Marwa Diduga Jarang Berkantor, Warga Palang Kantor Desa
Kapolda Malut Batal Kunker ke Halsel, Ini Alasannya 
Polsek Jailolo Selatan Kawal Aksi Warga Tolak Pemberhentian Kades Sidangoli Dehe

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:56

Warga Minta Bupati Halsel Dan Kadis DPMD Berkantor Di Kantor Desa Laigoma

Kamis, 8 Oktober 2026 - 07:53

Tak Perlu Lagi Berobat Jauh, Kehadiran Pustu Soligi dan Kawasi Dekatkan Akses Medis Warga Obi 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 16:20

Diduga Tak Mampu Selesaikan Polemik, Iksan Kaleserang Pilih Laporkan Tiga Wartawan Anggota PWI

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:16

Sekdes Kusubibi Diduga Terseret Kasus TPPU, Polres dan Kejari Halsel Diminta Turun Tangan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:19

Pemda Halsel Alokasikan Bansos Untuk Masyarakat Kurang Mampu Dan Biaya Akhir Studi Mahasiswa 

Berita Terbaru