Aksi Mahasiswa Kasiruta Timur Memanas, DPRD Halsel Desak Copot Kadis Dishub

Rabu, 1 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gelombang aksi mahasiswa asal Kasiruta Timur mengguncang Halmahera Selatan. Mereka turun ke jalan menyuarakan berbagai keluhan masyarakat yang dinilai tak kunjung ditangani, terutama terkait buruknya layanan transportasi laut dan minimnya perhatian pemerintah daerah.

Aksi yang berlangsung panas itu langsung direspons oleh DPRD Halmahera Selatan. Anggota Komisi II DPRD, Yusuf Nijar, menilai teriakan mahasiswa di sepanjang jalan merupakan representasi nyata suara masyarakat.

“Terlepas dari cara penyampaian mereka, itu adalah bentuk keterwakilan mutlak masyarakat. Kita tidak bisa menutup mata,” tegasnya. (01/04/2026

Sorotan utama DPRD diarahkan pada sektor transportasi laut. Yusuf menyebut kapal-kapal yang beroperasi di wilayah Halmahera Selatan cenderung berorientasi bisnis, tanpa diimbangi tanggung jawab pelayanan publik yang memadai.

Baca Juga:  Diduga Langgar SK Penempatan PPPK FH Tak Pernah Bertugas Di RS Pratama Bisui, Desakan Pemeriksaan Menyeluruh Menguat

“Semua kapal itu datang untuk bisnis. Tapi dari situ juga lahir pendapatan daerah. Pertanyaannya, bagaimana kita mengejar ketertinggalan fiskal kalau pelayanan dasar saja tidak maksimal?” ujarnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa hingga kini masih banyak desa yang belum tersentuh layanan transportasi yang layak. Kondisi tersebut dinilai sebagai indikasi lemahnya tata kelola di sektor perhubungan.

“Kalau banyak desa belum terakomodir, maka ini jelas ada masalah serius. Dan itu nanti akan bermuara ke kepala dinas,” katanya.

Sebagai tindak lanjut, DPRD berencana memanggil pihak operator kapal, termasuk manajemen kapal yang disorot mahasiswa, untuk dipertemukan langsung dengan massa aksi guna mencari solusi konkret.

Namun, langkah paling tegas disampaikan di akhir pernyataan. DPRD memastikan akan mengeluarkan surat rekomendasi resmi kepada Bupati Halmahera Selatan untuk mencopot Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Ramly Munuy, yang dinilai tidak optimal dalam menjalankan tugasnya.

Baca Juga:  Perkuat Demokrasi di Luar Tahapan, Bawaslu Halsel Rangkul Media Saat Ramadan

“Ini bukan lagi soal evaluasi biasa. Kami akan rekomendasikan ke bupati agar Kadis Dishub segera diberhentikan. Kinerjanya patut dipertanyakan,” tegas Yusuf.

Aksi mahasiswa ini menjadi peringatan keras bagi pemerintah daerah. Di tengah tuntutan percepatan pembangunan dan pemerataan layanan, sektor transportasi justru dinilai menjadi titik lemah yang memicu kekecewaan publik.(Red/Pandi)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Warga Minta Bupati Halsel Dan Kadis DPMD Berkantor Di Kantor Desa Laigoma
Tak Perlu Lagi Berobat Jauh, Kehadiran Pustu Soligi dan Kawasi Dekatkan Akses Medis Warga Obi 
Diduga Tak Mampu Selesaikan Polemik, Iksan Kaleserang Pilih Laporkan Tiga Wartawan Anggota PWI
Sekdes Kusubibi Diduga Terseret Kasus TPPU, Polres dan Kejari Halsel Diminta Turun Tangan
Pemda Halsel Alokasikan Bansos Untuk Masyarakat Kurang Mampu Dan Biaya Akhir Studi Mahasiswa 
Kepala Desa Laigoma Samsul Marwa Diduga Jarang Berkantor, Warga Palang Kantor Desa
Kapolda Malut Batal Kunker ke Halsel, Ini Alasannya 
Polsek Jailolo Selatan Kawal Aksi Warga Tolak Pemberhentian Kades Sidangoli Dehe

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:56

Warga Minta Bupati Halsel Dan Kadis DPMD Berkantor Di Kantor Desa Laigoma

Kamis, 8 Oktober 2026 - 07:53

Tak Perlu Lagi Berobat Jauh, Kehadiran Pustu Soligi dan Kawasi Dekatkan Akses Medis Warga Obi 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 16:20

Diduga Tak Mampu Selesaikan Polemik, Iksan Kaleserang Pilih Laporkan Tiga Wartawan Anggota PWI

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:16

Sekdes Kusubibi Diduga Terseret Kasus TPPU, Polres dan Kejari Halsel Diminta Turun Tangan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:19

Pemda Halsel Alokasikan Bansos Untuk Masyarakat Kurang Mampu Dan Biaya Akhir Studi Mahasiswa 

Berita Terbaru