KM Gandha Nusantara 17 Alami Kerusakan Mesin Di Perairan Malut, Basarnas Turun Tanga

Minggu, 15 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapal KM Gandha Nusantara 17 dengan rute Bitung–Ternate dilaporkan mengalami kerusakan mesin di perairan antara Pulau Batang Dua dan Kota Ternate, Maluku Utara. Menyikapi kejadian tersebut, Basarnas Ternate langsung mengerahkan tim untuk melakukan operasi pencarian dan pertolongan (SAR).

Informasi musibah tersebut diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Ternate dari Rudi Arif, perwakilan PT PELNI Ternate, (15/3/2026).

Berdasarkan kronologi kejadian, kapal tersebut berangkat dari Bitung menuju Ternate pada Sabtu (14/3/2026) sekitar pukul 22.00 WIT. Namun pada Minggu (15/3/2026) sekitar pukul 08.00 WIT, kapal dilaporkan mengalami kerusakan mesin di perairan Maluku Utara.

Kru kapal sempat berupaya melakukan perbaikan secara mandiri, namun hingga saat ini mesin kapal belum berhasil diperbaiki. Kapten kapal kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada pihak PT PELNI, yang selanjutnya meneruskan laporan tersebut kepada Basarnas Ternate untuk meminta bantuan.

Baca Juga:  Bupati Hadiri Peletakan Batu Pertama Sekretariat HMI Cabang Bacan

Kepala Seksi Operasi dan Siaga Basarnas Ternate, Ferdinando, mengatakan bahwa pada pukul 12.15 WIT Tim Rescue Kantor SAR Ternate bersama unsur terkait langsung bergerak menuju lokasi kejadian menggunakan KN SAR 237 Pandudewanata.

“Tim SAR gabungan bergerak menuju lokasi kejadian untuk melakukan evakuasi terhadap kapal yang mengalami kerusakan mesin,” ujarnya.

Sementara itu, kapal KM Sabuk Nusantara 115 yang berada di sekitar lokasi kejadian sempat mencoba melakukan penarikan terhadap KM Gandha Nusantara 17. Namun upaya tersebut terkendala kondisi gelombang laut yang cukup tinggi, berkisar antara 2,5 hingga 3 meter.

Selain itu, kapal dilaporkan mengalami kemiringan sekitar 20 derajat.

Hingga saat ini proses evakuasi dan penanganan masih terus dilakukan oleh tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas Ternate, Polairud Polda Maluku Utara, KPLP Ternate, PT PELNI, serta bantuan dari KM Sabuk Nusantara 115.

Baca Juga:  Eksavator Melintas Atas Permukaan Aspal Tanpa Mengunakan Alas Pelindung, PUPR Halsel Layangkan Teguran Dan 8 Rekomendasi Kepada PT. Intim Kara

Diketahui terdapat tujuh orang kru di dalam KM Gandha Nusantara 17. Namun identitas para kru tersebut masih belum diketahui. Perkembangan lebih lanjut terkait operasi SAR ini masih menunggu laporan resmi dari tim di lapangan. (Red/Pandi)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Pekan Depan Jailolo Street Coffee Bakal Hadir, GENPI Halbar Dorong Wajah Baru Pusat Kota
Warga Minta Bupati Halsel Dan Kadis DPMD Berkantor Di Kantor Desa Laigoma
Tak Perlu Lagi Berobat Jauh, Kehadiran Pustu Soligi dan Kawasi Dekatkan Akses Medis Warga Obi 
Diduga Tak Mampu Selesaikan Polemik, Iksan Kaleserang Pilih Laporkan Tiga Wartawan Anggota PWI
Sekdes Kusubibi Diduga Terseret Kasus TPPU, Polres dan Kejari Halsel Diminta Turun Tangan
Pemda Halsel Alokasikan Bansos Untuk Masyarakat Kurang Mampu Dan Biaya Akhir Studi Mahasiswa 
Kepala Desa Laigoma Samsul Marwa Diduga Jarang Berkantor, Warga Palang Kantor Desa
Kapolda Malut Batal Kunker ke Halsel, Ini Alasannya 

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 12:39

Pekan Depan Jailolo Street Coffee Bakal Hadir, GENPI Halbar Dorong Wajah Baru Pusat Kota

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:56

Warga Minta Bupati Halsel Dan Kadis DPMD Berkantor Di Kantor Desa Laigoma

Kamis, 8 Oktober 2026 - 07:53

Tak Perlu Lagi Berobat Jauh, Kehadiran Pustu Soligi dan Kawasi Dekatkan Akses Medis Warga Obi 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 16:20

Diduga Tak Mampu Selesaikan Polemik, Iksan Kaleserang Pilih Laporkan Tiga Wartawan Anggota PWI

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:16

Sekdes Kusubibi Diduga Terseret Kasus TPPU, Polres dan Kejari Halsel Diminta Turun Tangan

Berita Terbaru