Perwakilan Pemerintah Daerah Halmahera Selatan, Staf Ahli Bidang Ekonomi, Asbur Sumadayo, menanggapi pertanyaan peserta dialog dari perwakilan Barisan Rakyat Halmahera Selatan (BARAH) terkait data riil dan capaian program agromaritim yang telah dijalankan pemerintah daerah.
Hal tersebut disampaikannya dalam dialog yang diselenggarakan oleh Workshop Halsel bertema “Membaca Ulang Visi Agromaritim Bassam-Helmi”(14/02/2026).
Dalam kesempatan itu, Asbur menegaskan bahwa pemerintah daerah berperan sebagai fasilitator dalam pelaksanaan program agromaritim. Menurutnya, implementasi program sangat bergantung pada komitmen dan pelaksanaan di tingkat desa, khususnya terhadap program yang telah dianggarkan melalui dana desa. Apabila dijalankan sesuai perencanaan, capaian dan hasilnya diyakini akan terlihat secara nyata.
Ia menjelaskan bahwa keberhasilan program bukan semata-mata menjadi tanggung jawab pemerintah daerah, melainkan juga pemerintah desa dan masyarakat. Sinergi serta komitmen bersama dinilai menjadi kunci utama dalam memastikan program berjalan optimal.
Terkait pengukuran keberhasilan, Asbur menyampaikan bahwa anggaran program telah disahkan dan mulai efektif pada 2025. Namun demikian, terdapat tantangan berupa penyesuaian dan pemangkasan anggaran dari pemerintah pusat. Karena itu, diperlukan kolaborasi seluruh pihak agar pelaksanaan program tetap dapat dimaksimalkan.
Selain itu, ia mengungkapkan bahwa sejumlah kepala desa masih menunggu kejelasan teknis pelaksanaan beberapa program dan kegiatan usaha desa. Pemerintah daerah, lanjutnya, terus melakukan koordinasi mulai dari tingkat kabupaten hingga desa guna memastikan program berjalan sesuai rencana.
Dalam dialog tersebut, Asbur juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mendukung program yang telah dirancang. Dukungan masyarakat dinilai sangat penting, terutama di tengah keterbatasan anggaran yang ada.
Sebagai gambaran, dalam beberapa tahun terakhir Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan telah menyalurkan berbagai bentuk bantuan kepada masyarakat sebagai bagian dari upaya peningkatan kesejahteraan.
Di akhir penyampaiannya, Asbur kembali menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga pada partisipasi aktif dan dukungan seluruh masyarakat.(Red/Pandi)


















