Kebakaran Lahan Merembet, Satu Bangunan Kantor UPTD Pemprov Malut Di Tosoa Hangus

Minggu, 13 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kebakaran lahan terjadi di Desa Tosoa, Kecamatan Ibu Selatan, Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara, (13/09/2026). Api yang membakar lahan kemudian merembet hingga menghanguskan satu bangunan kantor Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) milik Pemerintah Provinsi Maluku Utara.

Informasi mengenai kebakaran tersebut diterima petugas piket Dinas Pemadam Kebakaran melalui sambungan telepon dari warga pada sekitar pukul 16.40 WIT.

Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas langsung mengerahkan satu unit mobil pemadam kebakaran dengan kekuatan delapan personel menuju lokasi kejadian.

Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Halmahera Barat, Djurahman Selpia, mengatakan pihaknya bergerak setelah menerima laporan masyarakat terkait kebakaran lahan yang telah merembet ke bangunan kantor UPTD Pemerintah Provinsi Maluku Utara di Desa Tosoa.

Baca Juga:  Tak Hanya Kritik, KATAM Maluku Utara Ajak Publik Adil Melihat Kontribusi Sektor Pertambangan

“Setelah kami lakukan penanganan dan pengecekan menyeluruh, kondisi kebakaran dinyatakan terkendali. Penanganan selesai sekitar pukul 17.50 WIT,” katanya.

Djurahman mengungkapkan, kerugian material sementara diperkirakan mencapai Rp45 juta. Sementara terkait penyebab kebakaran, laporan awal menyebut api berasal dari kebakaran lahan yang kemudian merembet hingga ke bangunan kantor UPTD.

“Dalam kejadian tersebut tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka. Namun, satu bangunan kantor UPTD Pemprov Malut mengalami kerusakan akibat kebakaran,” ungkapnya.

Menurutnya, respons cepat terhadap laporan masyarakat menjadi bagian penting dalam penanganan kejadian kebakaran, terutama ketika api berpotensi meluas dan membahayakan bangunan maupun lingkungan di sekitarnya.

Djurahman menuturkan, kerugian material sementara diperkirakan mencapai Rp45 juta. Sementara terkait penyebab kebakaran, laporan awal menyebut api berasal dari kebakaran lahan yang kemudian merembet hingga ke bangunan kantor UPTD.

Baca Juga:  Lansia Hilang Di Hutan, Tim SAR Gabungan Lakukan Pencarian Di Halmahera Selatan

Pihaknya kembali mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran lahan, khususnya pada kondisi lingkungan yang mudah terbakar.

“Kami harap agar masyarakat segera melaporkan setiap kejadian kebakaran melalui nomor pengaduan Damkar agar dapat ditangani dengan cepat,” tandasnya. (Red/SI)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Warga Minta Bupati Halsel Dan Kadis DPMD Berkantor Di Kantor Desa Laigoma
Tak Perlu Lagi Berobat Jauh, Kehadiran Pustu Soligi dan Kawasi Dekatkan Akses Medis Warga Obi 
Diduga Tak Mampu Selesaikan Polemik, Iksan Kaleserang Pilih Laporkan Tiga Wartawan Anggota PWI
Sekdes Kusubibi Diduga Terseret Kasus TPPU, Polres dan Kejari Halsel Diminta Turun Tangan
Pemda Halsel Alokasikan Bansos Untuk Masyarakat Kurang Mampu Dan Biaya Akhir Studi Mahasiswa 
Kepala Desa Laigoma Samsul Marwa Diduga Jarang Berkantor, Warga Palang Kantor Desa
Kapolda Malut Batal Kunker ke Halsel, Ini Alasannya 
Polsek Jailolo Selatan Kawal Aksi Warga Tolak Pemberhentian Kades Sidangoli Dehe

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:56

Warga Minta Bupati Halsel Dan Kadis DPMD Berkantor Di Kantor Desa Laigoma

Kamis, 8 Oktober 2026 - 07:53

Tak Perlu Lagi Berobat Jauh, Kehadiran Pustu Soligi dan Kawasi Dekatkan Akses Medis Warga Obi 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 16:20

Diduga Tak Mampu Selesaikan Polemik, Iksan Kaleserang Pilih Laporkan Tiga Wartawan Anggota PWI

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:16

Sekdes Kusubibi Diduga Terseret Kasus TPPU, Polres dan Kejari Halsel Diminta Turun Tangan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:19

Pemda Halsel Alokasikan Bansos Untuk Masyarakat Kurang Mampu Dan Biaya Akhir Studi Mahasiswa 

Berita Terbaru