Guru Fiktif Diduga Lolos PPG 2025: Menantu Mantan Kepsek SMA 20 Halsel Terseret Skandal

Kamis, 16 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Halsel — BacaPost.Com, Fakta mencengangkan kembali mencuat dari lingkungan SMA Negeri 20 Halmahera Selatan. Seorang perempuan bernama Risda Muhammad, yang disebut-sebut merupakan menantu mantan kepala sekolah, diduga kuat lolos seleksi Pendidikan Profesi Guru (PPG) tahun 2025 meski status kepegawaiannya terindikasi fiktif.

Hasil penelusuran sejumlah guru dan operator sekolah menunjukkan bahwa nama Risda Muhammad masih tercatat aktif sebagai guru Biologi di sistem Data Pokok Pendidikan (Dapodik) SMA Negeri 20 Halsel. Namun, fakta di lapangan menyebutkan Risda tidak pernah hadir atau mengajar di sekolah tersebut.

Lebih ironis lagi, sumber internal mengungkapkan bahwa Risda kini aktif mengajar di SLB Negeri Labuha, sementara datanya masih tercatat di SMA Negeri 20 Halsel. Kondisi ini menimbulkan dugaan manipulasi data kepegawaian yang berpotensi menguntungkan pihak tertentu.

Baca Juga:  Harita Nickel Reklamasi Lahan Sebesar 277 Hektare Bekas Tambang

“Ini sangat mencederai rasa keadilan. Banyak guru yang benar-benar aktif mengajar justru tidak lolos seleksi PPG, sementara nama yang tidak pernah muncul di sekolah malah bisa lolos,”

ujar salah satu guru yang meminta identitasnya dirahasiakan, Minggu (16/10/2025).

Kasus ini membuka tabir lemahnya pengawasan internal sekolah dan potensi penyalahgunaan wewenang dalam administrasi pendidikan. Para guru mendesak Dinas Pendidikan Provinsi Maluku Utara segera melakukan audit menyeluruh terhadap data kepegawaian dan proses seleksi PPG tahun 2025.

Sementara itu, mantan Kepala SMA Negeri 20 Halsel, Ishak Mursid, saat dikonfirmasi awak media pada Selasa (15/10/2025), mengaku bahwa Risda Muhammad baru terdaftar di sekolah tersebut pada tahun 2024, meski data Dapodik mencantumkan tahun 2022 sebagai tahun pendaftarannya.

Baca Juga:  Penetapan Desa Saria sebagai Lokasi KNMP Disambut Positif Tokoh Pemuda

Perbedaan data ini semakin memperkuat dugaan adanya rekayasa administratif dalam sistem kepegawaian sekolah. Bila dugaan ini terbukti, skandal guru fiktif PPG 2025 bukan hanya mencoreng nama baik SMA Negeri 20 Halsel, tetapi juga menjadi cermin buruk lemahnya tata kelola administrasi pendidikan di Maluku Utara.

(Red)

 

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Diduga Tak Mampu Selesaikan Polemik, Iksan Kaleserang Pilih Laporkan Tiga Wartawan Anggota PWI
Sekdes Kusubibi Diduga Terseret Kasus TPPU, Polres dan Kejari Halsel Diminta Turun Tangan
Pemda Halsel Alokasikan Bansos Untuk Masyarakat Kurang Mampu Dan Biaya Akhir Studi Mahasiswa 
Kepala Desa Laigoma Samsul Marwa Diduga Jarang Berkantor, Warga Palang Kantor Desa
Kapolda Malut Batal Kunker ke Halsel, Ini Alasannya 
Polsek Jailolo Selatan Kawal Aksi Warga Tolak Pemberhentian Kades Sidangoli Dehe
Bupati Halsel Tegaskan RDTR Harus Beri Kepastian Hukum Bagi Investasi Dan Jaga Lingkungan
Miras Dinilai Picu Gangguan Kamtibmas, Polres Halbar Siapkan Razia Masif

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 16:20

Diduga Tak Mampu Selesaikan Polemik, Iksan Kaleserang Pilih Laporkan Tiga Wartawan Anggota PWI

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:16

Sekdes Kusubibi Diduga Terseret Kasus TPPU, Polres dan Kejari Halsel Diminta Turun Tangan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:19

Pemda Halsel Alokasikan Bansos Untuk Masyarakat Kurang Mampu Dan Biaya Akhir Studi Mahasiswa 

Selasa, 6 Oktober 2026 - 09:11

Kepala Desa Laigoma Samsul Marwa Diduga Jarang Berkantor, Warga Palang Kantor Desa

Selasa, 6 Oktober 2026 - 08:39

Kapolda Malut Batal Kunker ke Halsel, Ini Alasannya 

Berita Terbaru

BacaPost.Com

Kapolda Malut Batal Kunker ke Halsel, Ini Alasannya 

Selasa, 6 Okt 2026 - 08:39