Bupati Halsel Ajak Para Dai Desa Lakukan Pembinaan Penanganan kasus KDRT Dan Kekerasan Anak

Kamis, 24 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Halmahera Selatan terus berupaya menekan tingginya kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) dan kekerasan terhadap anak.

Upaya yang dilakukan pemkab halsel ini dengan cara meminta kepada para Dai dan Mubalig untuk tidak hanya menjadi penyampai pesan keagamaan, tetapi juga ikut mengambil peran dalam pencegahan dan penanganan persoalan keluarga.

Permintaan ini disampaikan Bupati Hasan Ali Bassam Kasuba saat membuka pelatihan pengenalan dan pembinaan penanganan kasus KDRT dan Kekerasan Anak bagi Dai dan Mubalig desa se-Kabupaten Halsel di Aula Kantor Dinas Pendidikan Halsel, (24/09/2026).

Kegiatan dengan tema “Dakwah Ramah Keluarga: Sinergi Dai, Hukum dan Psikologi Menuju Halmahera Selatan Bebas Kekerasan”tersebut menegaskan jika dakwah di tengah masyarakat tidak hanya berbicara mengenai aspek keagamaan, tetapi juga perlu menyentuh persoalan keluarga, perlindungan perempuan dan anak, pemahaman hukum, serta pendekatan psikologis terhadap korban maupun keluarga yang menghadapi persoalan kekerasan.

Baca Juga:  Rumah Din dan Sarni Di Loleojaya Ludes Terbakar, Harta Benda dan Dokumen Penting Ikut Musnah

“Kekerasan terhadap perempuan dan anak tidak cukup ditangani setelah kasus terjadi. Pencegahan harus diperkuat melalui edukasi, pembinaan, pendampingan, serta dakwah yang menyentuh kehidupan keluarga sehari-hari,”tegas Bupati Bassam.

Politisi PKS Halsel ini menekankan setiap orang memiliki tanggung jawab sebagai pemimpin, baik terhadap dirinya sendiri, keluarga maupun masyarakat. Karena itu, kepala keluarga dituntut mampu menjalankan peran menjaga, melindungi dan memberikan rasa aman kepada seluruh anggota keluarga.

“Dalam setiap keluarga ada pemimpin. Karena itu, setiap pemimpin memiliki tanggung jawab untuk menjaga dan melindungi keluarganya,”ujarnya.

Mantan Wakil Bupati ini mendorong para Dai memperkuat pembinaan terhadap para ayah, suami dan pemuda melalui pengajian rutin di masjid masjid, khususnya pada waktu Magrib hingga Isya. Menurutnya, edukasi sejak dini menjadi bagian penting dalam mencegah kekerasan sekaligus membangun keluarga yang sakinah, mawaddah, warahmah.

Baca Juga:  Realisasi Fisik Tuntas, DKP Halsel Fokus Perkuat Program Nelayan 2026

“Mencegah lebih baik daripada mengobati. Edukasi dan pembinaan harus dilakukan agar para ayah dan suami memahami tugas serta tanggung jawabnya dalam keluarga,”tandasnya.

Bassam juga meminta para Dai, PKK, majelis taklim, pemerintah desa, Baznas dan instansi terkait membangun sinergi agar persoalan kekerasan dapat dicegah sejak dini dan korban memperoleh pendampingan yang tepat.

Kegiatan tersebut dihadiri Ketua Komisi I DPRD Halsel, Ketua TP-PKK, Ketua Gabungan Organisasi Wanita, Kementerian Agama, Polres, Ketua Baznas, Kabag Kesra, Kepala BP3KB, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta para Dai dan Mubalig desa se-Kabupaten Halsel. (Red/SI)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Diduga Tak Mampu Selesaikan Polemik, Iksan Kaleserang Pilih Laporkan Tiga Wartawan Anggota PWI
Sekdes Kusubibi Diduga Terseret Kasus TPPU, Polres dan Kejari Halsel Diminta Turun Tangan
Pemda Halsel Alokasikan Bansos Untuk Masyarakat Kurang Mampu Dan Biaya Akhir Studi Mahasiswa 
Kepala Desa Laigoma Samsul Marwa Diduga Jarang Berkantor, Warga Palang Kantor Desa
Kapolda Malut Batal Kunker ke Halsel, Ini Alasannya 
Polsek Jailolo Selatan Kawal Aksi Warga Tolak Pemberhentian Kades Sidangoli Dehe
Bupati Halsel Tegaskan RDTR Harus Beri Kepastian Hukum Bagi Investasi Dan Jaga Lingkungan
Miras Dinilai Picu Gangguan Kamtibmas, Polres Halbar Siapkan Razia Masif

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 16:20

Diduga Tak Mampu Selesaikan Polemik, Iksan Kaleserang Pilih Laporkan Tiga Wartawan Anggota PWI

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:16

Sekdes Kusubibi Diduga Terseret Kasus TPPU, Polres dan Kejari Halsel Diminta Turun Tangan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:19

Pemda Halsel Alokasikan Bansos Untuk Masyarakat Kurang Mampu Dan Biaya Akhir Studi Mahasiswa 

Selasa, 6 Oktober 2026 - 09:11

Kepala Desa Laigoma Samsul Marwa Diduga Jarang Berkantor, Warga Palang Kantor Desa

Selasa, 6 Oktober 2026 - 08:39

Kapolda Malut Batal Kunker ke Halsel, Ini Alasannya 

Berita Terbaru

BacaPost.Com

Kapolda Malut Batal Kunker ke Halsel, Ini Alasannya 

Selasa, 6 Okt 2026 - 08:39